Jaga Kelestarian, Komunitas Tiger Heart Komitmen Kampanye Perlindungan Harimau Sumatera

“Tiger Heart merupakan jaringan relawan Forum Harimau kita berkomitmen serta peduli terhadap kelestarian satwaliar"

Jaga Kelestarian, Komunitas Tiger Heart Komitmen Kampanye Perlindungan Harimau Sumatera
TRIBUN MEDAN
Tiger Heart dalam peringatan Global Tiger Day, mengkampanyekan peduli perlindungan Harimau Sumatera tahun 2017 

TRIBUN-MEDAN.com - Perburuan liar, perdagangan illegal hingga pembukaan hutan untuk lahan pertanian dan perkebunan komersial, mengakibatkan beberapa hewan lindung seperti harimau terpaksa memasuki wilayah yang lebih dekat dengan manusia dan seringkali dibunuh atau ditangkap.

Tidak jarang juga kita saksikan bagaimana hewan dijadikan badut dan kelinci percobaan dalam acara-acara sirkus, topeng monyet, hingga atraksi lumba-lumba. 

Kurangnya pengetahuan dan kepedulian terhadap ekosisitem mengakibatkan terganggunya keberlangsungan hidup suatu satwa. 

Beranjak dari permasalahan tersebut, Forum Harimau Kita membentuk Komunitas Tiger Hearth sebagai wujud kepedulian akan keberlangsungan satwa yang dilindungi. 

“Tiger Heart merupakan jaringan relawan Forum Harimau kita yang terbentuk pada tahun 2011, kami mempunyai keinginan kuat dan berkomitmen serta peduli terhadap kelestarian satwaliar dan habitatnya khususnya Harimau Sumatera,” ujar Kordinator Komunitas Tiger Hearth Medan, Eka Ayu Ashari yang diwawancarai baru-baru ini.

Eka menyebutkan, sejak Harimau Kita didirikan, forum ini telah berada di garis depan dalam memperomosikan kesadaran masyarakat dengan isu konservasi Harimau. 

Oleh karena itu, Harimau Kita telah menggambil langkah penting dengan mengembangkan jaringan relawan dengan nama Tiger Heart, tujuannya yaitu untuk mengatur pergerakan dalam mendukung konservasi harimau di Indonesia. 

“Komunitas kita tersebar di beberapa kota di Indonesia diantaranya Banda Aceh, Medan, Padang, Palembang, Pekan Baru, Bengkulu, Bandar Lampung, Jambi, Purwokerto, dan Jakarta,” ujarnya.

Komunitas Tiger Heart di kota Medan berasal dari berbagai kalangan, baik dari mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat, lembaga pemerintahan dan pihak swasta. 

“Sementara ini untuk anggota di Medan, khususnya mahasiswa berasal dari USU (Universitas Sumatera Utara), UIN (Universitas Islam Negeri) dan UMA (Universitas Medan Area),” tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved