Kabar Gembira, Penumpang Akan Bisa Mengakses Grabcar di Kualanamu

Saddam menjelaskan nantinya Kuala Namu akan seperti Bandara Soekarno Hatta yang menyediakan titik penjemputan bagi penumpang Grabcar

Kabar Gembira, Penumpang Akan Bisa Mengakses Grabcar di Kualanamu
TRIBUN MEDAN/GITA TARIGAN
KUNJUNGAN - Grab Medan ke kantor Tribun Medan Jalan Wahid Hasyim Nomor 37 Medan dalam rangka silaturrahmi sekaligus sosialisasi struktur baru Grab Airport, Jumat (1/3) 

TRIBUN, MEDAN - Di zaman ini, masyarakat seluruh dunia mengutamakan akses dan mobilitas yang cepat untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga setiap harinya, kebanyakan orang memilih untuk memperoleh suatu hal dengan cepat dan efisien. 

Grab menjadi salah satu penjawab kebutuhan masyarakat, terutama di Indonesia.

Grab masuk ke setiap kebutuhan masyarakat paling dasar seperti perjalanan, pesan-antar makanan, pengiriman barang dan pembayaran, hingga dapat menggunakan dompet digital. 

Melihat besarnya kebutuhan masyarakat, terutama di kota Medan, Grab dalam kunjungannya ke Kantor Tribun Medan, berharap agar Tribun Medan dapat menjadi media partner agar segala informasi tentang Grab dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh seluruh masyarakat di Kota Medan.

"Selain ingin bersilaturahmi, kami ingin memberitahu bahwa ada struktur baru di Grab, bahwa kehadiran kita saat ini sudah diterima di Airport, kita dalam progres untuk pemasangan vanue, nanti jadinya akan seperti di Soetta (bandara Soekarno Hatta) jadi isu-isu yang mengatakan Grab tidak bisa masuk bandara, itu sebenarnya sudah tidak ada sejak bulan lalu," ujar Business Dev Grab, Saddam, Jumat, (1/3/2019).

Saddam menjelaskan nantinya Kuala Namu akan seperti Bandara Soekarno Hatta yang menyediakan titik penjemputan bagi penumpang Grabcar di terminal, seperti di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. 

"Melihat banyaknya kebutuhan masyarakat menuju bandara, maka kami mengupayakan agar Grabcar ada di Airport Kuala Namu, sehingga proses pemesanannya legal dan dapat diakses dengan mudah,"ujarnya.

Saddam mengatakan di Bandara Soekarno Hatta, penumpang tinggal membuka saja aplikasi Grab dan di sana sudah ada GrabCar Airport, kemudian penumpang melakukan pemesanan serta diberi tahu di mana titik penjemputannya, maka akan dijemput di titik tersebut oleh Grab, sehingga kedepannya Kuala Namu kurang lebih akan seperti itu. 

Menyoal di Jakarta, Pemesanan di titik penjemputan akan dikenakan biaya tambahan di luar ongkos perjalanan sebesar Rp 10.500 sebagai biaya retribusi. 

Namun Grab Airport Kuala Namu belum membahas hingga tahap itu.

Menanggapi perkembangan akses Grab Airport Kuala Namu, Dimmy Aulia selaku penanggungjawab Grab Airport mengatakan prosesnya sedang dalam garapan. 

"Semuanya kita upayakan semaksimal mungkin, namun untuk saat ini yang sudah bisa diakses itu di Bandara Silangit, di Siborong-borong".

Menyoal keberadaan Grab Airport di Kuala Namu, Dimmy belum bisa memastikan tanggal tulisnya, Ia mengatakan masih banyak pintu yang harus dimasuki sebab Bandara Kuala Namu sangat besar sehingga prosedur birokrasinya membutuhkan waktu yang cukup panjang. 

"Kalau Bandara Kuala Namu kan lebih luas dari Silangit sehingga banyak pintu birokrasi yang harus dimasuki, hingga saat ini masih kita usahakan, dan saat ini sebenarnya kita sudah masuk tahap MOU, namun untuk menjumpai pihak birokrasinya ke tahap MOU nya agak-agak susah." pungkasnya. (cr21)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved