Pemko Medan Dukung Penerapan Kantong Plastik Berbayar

Pemko Medan mendukung penuh program kantong plastik berbayar, agar dapat mengurangi kerusakan lingkungan

Pemko Medan Dukung Penerapan Kantong Plastik Berbayar
handover
Ilustrasi kantong plastik. (handover) 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendukung penuh program kantong plastik berbayar, agar dapat mengurangi kerusakan lingkungan gara-gara sampah tersebut tidak dapat diurai oleh lingkungan.

Sekertaris Daerah (Pemko) Medan, Wirya Al-rahman mengatakan, penggunaan kantong plastik ini jika dibuang sembarang tidak dapat diurai oleh alam, kemudian akan merusak lingkungan.

Menurutnya, sampai waktu seratus tahun pun plastik tersebut tidak akan bisa hancur dengan sendirinya. Kata dia, di negara-negara maju, penggunaan kantong plastik ini sudah tidak lagi digunakan.

"Dari segi lingkungan, plastik itu tidak bisa diurai oleh alam, sampai seratus tahun pun tidak terurai. Jadi di negara-negara maju kantong plastik itu sudah dilarang dan tidak boleh lagi dipakai," ucapnya, Sabtu (2/3/2019).

Wirya mengatakan, penerapan kantong plastik berbayar ini adalah sebuah langkah awal untuk dapat menyadarkan masyarakat, bahwa penggunaan tas itu jika dibuang sembarangan dapat merusak lingkungan. 

Tetapi, perusahaan juga bisa menyediakan kantong belanjaan yang terbuat dari kertas yang dapat terurai alam apabila terbuang sembarang.

"Inikan dibuat bayar untuk dibatasi, supaya orangpun punya kesadaran untuk membawa wadah sendiri misalnya. Atau nanti wadah-wadah kertas yang dapat diurai oleh alam," kata dia.

Masyarakat pun, kata Wirya, tidak ditekan, jika menolak untuk bayar kantong plastik itu, dapat membawanya dari rumah sendiri.

"Jadi kalau bicara lingkungan itu, baik sekali program itu, tidak dipaksakan masyarakat harus membeli itu. Masyarakat juga membawa kantong bawaan sendiri," katanya.

Ia mencontohkan, di negara-negara maju masyarakatnya sudah membawa tas kantong sendiri untuk berbelanja di supermarket atau pasar.

Halaman
123
Penulis: Satia
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved