Kemenperin Sosialisasi E-Smart kepada Pelaku IKM di Sumut

Sekitar 50 persen dari penggunaan internet di Indonesia, berusia 19 sampai 34 tahun.

Kemenperin Sosialisasi E-Smart kepada Pelaku IKM di Sumut
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Kepala Sub Bagian Data dan Informasi Sekretariat Ditjen Industri Kecil, Menengah, Aneka, Kementerian Perindustrian, Eko Prasetyo dan Anggota DPR RI Komisi 1, Meutya Hafid dalam sosialisasi e-smart bagi pelaku IKM (Industri Kecil Menengah). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-
Kementrian Perindustrian (Kemenperin) menggelar sosialisasi e-smart bagi pelaku IKM (Industri Kecil Menengah), dengan mengangkat tema pemanfaatan e-commerce dalam pengembangan IKM di Sumut (Sumatera Utara).

Acara ini diikuti lebih kurang 200 IKM di IFGF Ruko Seoul Garden, blok G III & IV Lantai 3, Komplek Center Poin Medan, Senin (4/3/2019).

"Kami menyikapi perkembangan teknologi itu, kami berusaha untuk mendorong pelaku-pelaku usaha kecil menengah termasuk IKM yang menjadi binaan kami di Sumut untuk masuk ke pasar online," ujar
Kepala Sub Bagian Data dan Informasi Sekretariat Ditjen Industri Kecil, Menengah, Aneka, Kementerian Perindustrian, Eko Prasetyo.

Eko mengatakan dilihat sekitar 50 persen dari penggunaan internet di Indonesia, berusia 19 sampai 34 tahun. Dengan adanya e-commerce, maka kebanyakan karakteristik jual beli semuanya serba online.

Biasanya ada tiga masalah pelaku IKM yakni modal, pemasaran dan bahan baku. Dengan online, berjualan di Kota Medan, tapi tetap juga penjualan bisa ke luar kota atau mungkin daerah lainnya.

"Melalui e-smart ini, kami bisa punya sistem dan membantu kami membuat kebijakan, baik tentang kemasan, pelatihan produksi, dan mendukung IKM untuk mengikuti perkembangan teknologi," ucap
Eko.

Ia menjelaskan dalam kegiatan kali ini, pihaknya bekerjasama dengan Ruang Kerja dan Blibli.com untuk mengedukasi masyarakat dalam
pemanfaatan e-commerce dalam pengembangan IKM.

"Kami buat menjadi e-learning, dimana pengusaha itu bisa belajar tentang standarisasi, kemasan, intelektual, mesin, peralatan, dan program- program ini kepada pelaku usaha. Dengan adanya IKM digital learning ini diharapkan pelaku usaha semakin mengerti e-smart," ujar Eko.

Acara ini diikuti lebih kurang 200 IKM dan aneka. Terlihat para peserta begitu antusias mendengarkan narasumber yakni Perwakilan Ruang Kerja, Joshua Parlindungan Silaban, dan
SME Channel Specialist Blibli.com sekaligus Trainer dan Speaker, Kresna Prabuwara Subari.

"Harapan kedepan, pengusaha IKM bisa berjualan online, bahkan ada yang bisa maju, besar dan mengerakkan pengusaha lainnya. Semoga pengusaha IKM dan UKM yang bergabung dalam e-commerce mampu terus belajar dan berkembang dalam usahanya, butuh ketekuan dan daya juang," kata Eko.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved