Pemilu 2019, KPU Tanjungbalai Rekrut 3.773 KPPS

Gustan mengatakan perekrutan mulai dilaksanakan pada tanggal 6-12 Maret 2019 mendatang.

Pemilu 2019, KPU Tanjungbalai Rekrut 3.773 KPPS
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Komisioner KPUD Tanjungbalai, Gustan saat ditemui di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Tanjungbalai pada Senin (4/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Menjelang pelaksanaan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tanjungbalai akan merekrut ribuan anggota KPPS.

Komisioner KPUD Tanjungbalai, Gustan mengatakan perekrutan mulai dilaksanakan pada tanggal 6-12 Maret 2019 mendatang. Perekrutan dilakukan oleh petugas PPS yang ada di kelurahan.

"Untuk tanjungbalai ada 359 TPS, jadi setiap TPS itu ada tujuh orang petugas KPPS, sehingga total yang akan direkrut sebanyak 3.773 orang. Pendaftaran administrasi dilakukan selama tujuh hari," kata Gustan, di sekretariat KPUD Tanjungbalai, Jalan Jenderal Sudirman, Tanjungbalai, Senin (4/3/2019).

Adapun persyaratan untuk dapat menjadi anggota KPPS yaitu tidak boleh dalam dua kali pelaksanaan Pemilu atau secara berturut-turut menjabat sebagai KPPS.

Selain itu, belum pernah dipidana dan dapat dibuktikan dengan surat dari pengadilan. Bukan anggota partai politik mana pun minimal dalam lima tahun terakhir.

"Tidak pernah menjadi tim pemenangan atau tim sukses disetiap momentum kampanye seperti Pilkada/Pilgub/Pileg dan lainnya," ujarnya.

Lebih lanjut Gustan menyebutkan, setelah itu petugas PPS akan melakukan penelitian terhadap berkas calon pendaftar KPPS. Selanjutnya nama-nama yang dinyatakan lulus, akan disampaikan ke masyarakat.

"Mengapa kami publis ke masyarakat, agar masyarakat bisa menilai bahwa nama-nama yang dinyatakan lulus benar-benar-benar memenuhi seluruh persyaratan," ucapnya.

Namun, apabila petugas PPS ada menerima laporan dari masyarakat terkait dari nama-nama calon KPPS, maka diwajibkan terlebih dahulu untuk melakulan klarifikasi terhadap yang bersangkutan.

"Kalau ada laporan wajib diklarifikasi terlebih dahulu. Dibuat berita acaranya. Biar jangan ada yang terzolimi," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved