Pendataan Asal-asalan, Kartu Indonesia Pintar tak Tepat Sasaran

Boru Sinaga yang tidak mau disebut identitasnya, menilai pendataan asal jadi dan tidak tepat sasaran.

Pendataan Asal-asalan, Kartu Indonesia Pintar tak Tepat Sasaran
Kompas.com/ Ihsanuddin
Murid SD menunjukkan Kartu Indonesia Pintar 

TRIBUN, PARAPAT - Sekolah Dasar (SD) Negeri 70, Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun, diduga tidak benar melakukan pendataan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Satu dari orang tua siswa, boru Sinaga yang tidak mau disebut identitasnya, menilai pendataan asal jadi dan tidak tepat sasaran atau tidak sesuai dengan keadaan orang tua siswa.

"Harusnya yang menerima Kartu Indonesia pintar itu adalah orang yang kurang mampu seperti kami ini, saya kecewa dengan pendataan ini dimana ada salah satu murid yang keadaan orang tuanya sangat mapan dan terpandang kok bisa dapat bantuan (KIP)," ujar ibu berkulit kecoklatan ini.

Sementara mereka, hidup serba pas-pasan dan anak mereka tidak mendapat KIP. Namun, siswa yang jauh lebih mampu mendapat KIP. Karenanya, dia berharap dalam pendataan calon penerima program KIP dan Proses pendataannya pemerintah harus transparan.

Salah satu dari guru SD N tersebut yang juga tidak mau menyebut namanya mengatakan kalau yang dapat kartu indonesia Pintar ini bukan mereka yang menentukan.

"Itu dari atasnya pak, istilahnya kita cuma membuat laporan proposal kalau dapat atau tidak orang itu yang kelola dari atas, kalau datang dari atas itu lah yang kami serahkan kepada penerima," ujarnya.

Dia tidak mengaku tak mengetahui pasti bagaimana cara pihak sekolah itu mengambil.

Menurutnya, dia mengajukan semua murid-murid kami semuanya.

"Tapi data yang dua ini saya tidak tau dari mana datanya itu pak"katanya, sambil menyebut data siswa yang lebih mampu tersebut.

Disebutnya, sebagai operator se-Kecamatan Girsang Sipangan Bolon juga berulang kali bertanya soal pendataan itu.

Dikatakannya, sebagian penerima bantuan KIP adalah siswa yang kurang mampu dan masih tergolong miskin baru bisa diusulkan oleh sekolah ke Dinas Pendidikan.

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved