Sugeng Hariadi Ajak Warga Budayakan Hidup Bersih dan Sehat Melalui Lukisan Mural

Adalah Sugeng Hariadi (51) sedang menyelesaikan lukisan muralnya yang bertajuk Medan Heritage

Sugeng Hariadi Ajak Warga Budayakan Hidup Bersih dan Sehat Melalui Lukisan Mural
TRIBUN MEDAN
Sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) menyaksikan lukisan mural di Jalan Perjuangan, Medan, Sumatra Utara, Selasa (5/3/2019). Karya seni mural Sugeng Hariadi (51) tersebut mengangkat tema "Medan Heritage) sebagai sarana menyalurkan kreatifitas dan untuk menghilangkan kesan kumuh kawasan itu.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.com - Ada warna baru di pinggir Sungai Deli. Tepatnya di Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal. 

Dipinggir sungai terlihat seorang lelaki di kerumuni oleh beberapa orang, terlihat lelaki tersebut sedang fokus melukis di dinding pinggir sungai. 

Adalah Sugeng Hariadi (51) sedang menyelesaikan lukisan muralnya yang bertajuk Medan Heritage. "Ini sudah sejak hari sabtu dikerjakan, "ujarnya, Selasa, (5/3)

Menurut penuturan Sugeng, rencananya akan ada berbagai mural ikon Kota Medan yang dibuat. Di antaranya pemandangan rumah di tepi sungai, Menara Air PDAM Tirtanadi, Istana Maimun, Masjid Raya, Kantor Pos dan Kantor Walikota. 

"Untuk sekaligus juga memperkenalkan kepada anak-anak agar menambah ilmu pengetahuan mereka," ujarnya.

Saat dikonfirmasi Tribun, Kepala Lingkungan (Keping) Kelurahan Tanjung Rejo Wilayah 12, Muhalim mengatakan bahwa lukisan ini dibuat untuk mengajak masyarakat mencintai lingkungan. 

"Lukisan itu adalah sebagai himbauan atau ajakan kepada masyarakat agar berupaya menjaga lingkungannya tetap bersih, indah, dan sehat," ujarnya.

Sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) bermain di depan lukisan  mural di Jalan Perjuangan, Medan, Sumatra Utara, Selasa (5/3/2019). Karya seni mural Sugeng Hariadi (51) tersebut mengangkat tema
Sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) bermain di depan lukisan mural di Jalan Perjuangan, Medan, Sumatra Utara, Selasa (5/3/2019). Karya seni mural Sugeng Hariadi (51) tersebut mengangkat tema "Medan Heritage) sebagai sarana menyalurkan kreatifitas dan untuk menghilangkan kesan kumuh kawasan itu.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (TRIBUN MEDAN)

Meski mendengar isu perlombaan taman selfie, semata-mata pembuatan lukisan ini bukan diperuntukkan untuk lomba melainkan ajakan kepada masyarakat untuk menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan. 

"Acuannya bukan untuk perlombaan, namun untuk ajakan, sama seperti kegiatan kami baru-baru ini, yakni sepanjang jalan Dr Mansyur sampai Titi Bobrok Insyaallah semua pohon sudah terbalut, dibalut dengan tulisan, lindungi pohon ini agar jangan ada pemakuan, spanduk dan lainnya, dan itu sudah sebulan lebih," ujarnya

Muhalim juga mengatakan bahwa bukan hanya lukisan ikon pariwisata kota Medan saja yang akan dibuat. 

Halaman
123
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved