Telkomsel Lakukan Proses Penataan Ulang Frekuensi Radio (Refarming) 800 MHz dan 900 MHz

Telkomsel melaksanakan refarming di bawah pantauan Kominfo dengan perencanaan, eksekusi dan pemantauan ketat terhadap performansi jaringan

Telkomsel Lakukan Proses Penataan Ulang Frekuensi Radio (Refarming) 800 MHz dan 900 MHz
Tribun Medan/Ayu Prasandi
Proses penataan frekuensi 800 MHz dan 900 MHz Telkomsel dilakukan di 42 cluster secara nasional yang mencakup 34 provinsi di Papua, Maluku, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Sumatera, dan Jawa. 

TRIBUN-MEDAN.com- Telkomsel melakukan proses penataan ulang frekuensi radio (refarming) 800 MHz dan 900 Mhz sejak tanggal 25 Februari 2019 hingga 2 April 2019. 

Telkomsel melaksanakan refarming di bawah pantauan Kominfo dengan perencanaan, eksekusi dan pemantauan ketat terhadap performansi jaringan Telkomsel

 Proses penataan frekuensi 800 MHz dan 900 MHz Telkomsel dilakukan di 42 cluster secara nasional yang mencakup 34 provinsi di Papua, Maluku, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Sumatera, dan Jawa.

 Vice President Tecnology and System Telkomsel, Indra Mardiatna, mengatakan, frekuensi tersebut bagaikan urat nadi bagi penyelenggara jaringan seluler, untuk itu kami menangani secara serius refarming untuk mengoptimalkan sumber daya frekuensi.

 “Telkomsel sebelumnya telah berhasil melakukan penataan ulang frekuensi radio di spektrum berbeda. Berdasarkan pengalaman tersebut, kami optimis proses refarming kali ini juga dapat kami lakukan dengan lancar tanpa mengalami gangguan yang berarti,” ujarnya, Jumat (8/3/2019).

 KPU Langkat Libatkan 2500 Warga untuk Melipat Kertas Surat Suara Pemilu 2019

Rekrutmen 11.000 Lowongan di BUMN Telah Dibuka Hari Ini, Cek Info Selengkapnya!

#SaveKapoldaSumut, Dukungan untuk Kapolda Sumut Disuarakan Usai Salat Jumat, TONTON VIDEONYA. .

Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi terjadinya gangguan dan meminimalisasi dampak  di sisi pelanggan, maka refarming dilaksanakan pada saat trafik jaringan rendah yaitu pukul 23.00 sampai pukul 02.00 keesokan harinya. 

Tak Mau Kapolda Agus Andrianto Diganggu, Warga Kisaran Minta Masyarakat Sumut Dukung Orang Baik

Pasang Bendera Partai di Pohon, Pria Ini Tewas Kesetrum dan Terjatuh

 “Selain itu,  saat proses refarming dilakukan pada frekuensi 800 MHz dan 900 MHz, pelanggan tetap dapat menggunakan band spektrum lain seperti 1800 MHz, 2100 MHz dan 2300 MHz sehingga layanan Telkomsel dapat tetap dinikmati dengan baik,” jelasnya.

Ia menerangkan, sesuai dengan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 998 Tahun 2018 dan Kepdirjen SDPPI Kominfo Nomor 29 Tahun 2019, penyelenggara Jaringan Bergerak Seluler wajib melakukan penataan ulang pita frekuensi radio 800 MHz dan 900 MHz yang saat ini terpisah.

Mirip Film Fifteen First Date Wanita Ini Lupa Sudah Punya Suami dan Anak Setelah Bangun Tidur

Taklukkan Ular Kobra 4 Meter Pakai Tangan Kosong, Si Raja Ular Justru Dikecam Petugas Satwa Liar

 "Penataan ulang bertujuan agar diperoleh penetapan pita frekuensi radio yang berdampingan atau contiguous untuk seluruh penyelenggara jaringan bergerak seluler pengguna pita frekuensi radio tersebut,” terangnya.

 Ia menuturkan, dengan demikian, setiap penyelenggara memiliki keleluasaan dalam memilih teknologi seluler dan jenis pengkanalan yang paling sesuai dengan kondisi trafik layanan selulernya pada suatu area tertentu. 

Lihat Perbedaan Presiden Jokowi dan Fadli Zon Naik KRL, Dikerumuni Warga hingga Tak Dihiraukan

Si Jago Merah Lalap Enam Rumah di Jalan Bilal Ujung, Api Diduga Berasal dari Warung Bakso

Mbah Mijan Bantu Jarak Jauh Bocah Deliserdang yang Tidur 24 Hari, Begini Kondisi Terbaru!

 “Pada akhirnya masyarakat pengguna layanan seluler dapat menikmati kualitas yang lebih baik khususnya pada wilayah-wilayah yang mengalami kepadatan jaringan  atau congestion,” tuturnya.

(pra/tribun-medan.com )

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved