Klinik Pratama Gelar Lomba Balita Sehat 2019 untuk Mengedukasi Cara Merawat Bayi

Salah satu cara untuk mengetahui kategori bayi sehat adalah dengan standar kurva pertumbuhan World Health Organization (WHO)

Klinik Pratama Gelar Lomba Balita Sehat 2019 untuk Mengedukasi Cara Merawat Bayi
TRIBUN MEDAN/Gita Tarigan
Lomba-balita Sehat 2019 dilaksanakan di Jalan Rajawali II no 189 P Mandala Kecamatan Percut Sei Tuan. Acara ini juga memberikan edukasi dan motivasi kepada orangtua untuk menjalani pola hidup sehat. 

TRIBUN-MEDAN. com- Banyak tahapan kesehatan yang harus dilaksanakan oleh orang tua untuk menjaga kesehatan bayi. Bayi yang sehat akan menjadi anak yang cerdas, aktif dan peka terhadap lingkungan sekitar.

Salah satu cara untuk mengetahui kategori bayi sehat adalah dengan standar kurva pertumbuhan World Health Organization (WHO) yang di keluarkan pada tahun 2006.

Melihat pentingnya mengedukasi orangtua untuk kesehatan anak, Klinik Pratama Mahdalena Pane, mengadakan Lomba Balita Sehat 2019, yang bertempat di Jalan Rajawali II. no 189 P. Mandala Kecamatan Percut Sei Tuan.

"Kami melaksanakan lomba Balita sehat 2019, karena sesuai dengan visi kami yaitu memberi pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat sekitar sesuai dengan kebutuhannya," ujar Pemimpin Klinik Mahdalena Pane, dr. Fauzi Ahmad Hasibuan, Jumat (8/3/19)

Fauji mengatakan diadakannya kegiatan ini agar memacu motivasi orangtua yang memiliki bayi atau Balita yang ada di sekitar lingkungan kelurahan kenangan dan kenangan baru, agar lebih meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan anak.

"Kita adakan ini, agar mereka berlomba-lomba untuk membuat anak mereka menjadi sehat," ujarnya.

Sah! Wiranto Lantik Ngadimin Suripno sebagai Ketua PBSI Sumut Periode 2018-2022

Terjebak Banjir di Jalan Tol, Keluarga Ini Sempat Menangis Putus Asa, Akhirnya Diselamatkan Polisi

Link Pendaftaran Bintara dan Polri 2019 secara Online, Mulai 6 Maret hingga 22 Maret, Cek di Sini

Fauji menambahkan bahwa perlombaan balita sehat ini sama seperti perlombahaan biasa. "Pertama akan kita data dulu, lalu pengukuran indeks massa tubuh, kemudian status gizi, perkembangan tubuh dan lainnya, tentu saja diperiksa langsung oleh dikter-dokter yang ada di klinik ini," ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa lomba ini terbuka untuk dua kategori yaitu 6 bulan sampai 2 tahun, dan 2 sampai 3 tahun. "Ini kegiatan yang akan kita rutinkan, karena ini adalah kegiatan pertama," ujar Fauji.

Hasil FP2 MotoGP 2019 - Marc Marquez Tercepat sedangkan Valentino Rossi Keteteran

Komunitas Oksigen Berbuat Sepenuh Hati demi Alam dan Kemanusiaan, Pantang Minta Donasi

Serda Siswanto Ditunggu Perawat Gilang, Pacaran sejak SMA, Menikah Sepulang dari Papua, tapi . . .

Real Madrid Harus Keluarkan Uang Rp 9 Triliun agar Neymar Mau Pindah dari PSG

Fauji mengatakan bahwa berbagai manfaat dapat diambil dari kegiatan ini, selain sebagai ajang silaturahmi kepada warga juga kader-kader posyandu, juga memberi pengetahuan dan motivasi untuk orangtua dalam merawat anak.

"Disini juga banyak sekali ibu-ibu yang memiliki bayi, sehingga edukasi sangat diperlukan agar memicu orangtua agar menjalankan pola hidup sehat," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved