Pemerintah Kesulitan Rehabilitasi Pekerja Seks Komersil karena Mengaku Pacaran saat Tertangkap Razia

Penyebabnya, saat melakukan razia, banyak pasangan tidak resmi mengaku dirinya bukanlah PSK tetapi berpacaran.

Pemerintah Kesulitan Rehabilitasi Pekerja Seks Komersil karena Mengaku Pacaran saat Tertangkap Razia
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Seorang pekerja seks komersial saat diamankan petugas Dinsos dari Lapangan Merdeka Binjai, Kamis (13/12/2018) dini hari. 

TRIBUN-MEDAN.com-Fakhruddin Harahap, Sekertaris Dinas Sosial Pemko Medan mengaku beberapa kali kesulitan menertibkan sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) di wilayah Administratif Kota Medan.

Penyebabnya, saat melakukan razia, banyak pasangan tidak resmi mengaku dirinya bukanlah PSK tetapi berpacaran.

Hal tersebut dikatakan Fakhruddin kepada Tribun Medan, yang mana pihaknya selalu kesulitan melakukan penertiban dan penindakan.

"Kebanyakan saat penertiban menemukan seorang wanita yang kita duga adalah PSK, justru ngakunya pacaran dengan si laki-laki. Kita paksa pun, dia ngakunya bukan PSK. Katanya mereka pacaran. Tentu ini menyulitkan," ujarnya, Minggu (9/3/2019).

Karena mengaku pacaran dengan si laki-laki, pihak Fakhruddin tentu tak bisa melakukan rehabilitasi lanjutan terhadap perempuan yang diamankan saat penertiban.

"Ya nggak bisa lah kita rehabilitasi. Kan mereka katanya pacaran. Kita panggil lah sanak keluarga untuk tindak lanjut berikutnya," sambungnya.

Drag Bike dan Race Piala Kapolrestabes Medan Diikuti Ratusan Peserta, Ada dari Bandung dan Lampung

Kualifikasi MotoGP Qatar, Maverick Vinales Pole Position, Lorenzo Jatuh Lagi

Medan Guitar Jamm, Komunitas Anak Muda Pecinta Gitar yang Sudah Rilis Album Kompilasi

Asisten Rumah Tangga dan Bayinya Meninggal di Rumah Majikan, Diduga Minum Obat Penggugur Kandungan

Masalah pun tak berhenti saat memanggil keluarga pasangan mesum, justru yang hadir adalah bukan keluarga, melainkan kerabat dekat.

Hal tersebut tentu menyulitkan Dinsos Pemko Medan kembali untuk bersikap seperti apa mencegah perbuatan tersebut diulangi lagi.

Fakhruddin menilai penyakit masyarakat tersebut sulit dicegah jika tak ada niatan berubah dari diri masyarakat masing-masing.

Bikin Baliho Minta Putus dan Tuduh Pacar Selingkuh, Pria Ini dan Kekasihnya Bertengkar di Pertigaan

VIDEO: 200-an Atlet Berlaga pada Kejurda Wushu 2019

3 Tanaman Ini Bisa Bikin Indah Rumah Sekaligus Kualitas Tidur Meningkat

Ia pun mengimbau masyarakat khususnya orangtua agar memberikan nasihat bagi putra-putrinya, khususnya yang berpisah jauh dari rumah.

Mendekati bulan Ramadhan yang tiba kurang dari dua bulan lagi, Dinsos Pemko Medan siap melakukan kerjasama dengan Satpol PP Kota Medan untuk melakukan razia rutin menindaklanjuti penyakit masyarakat.

Ole Gunnar Solskjaer Tunjuk Paul Pogba jadi Algojo Pinalty Jelang Manchester United Kontra Arsenal

Detik-detik Penumpang Selamatkan Diri saat KRL Terguling karena Tertimpa Tiang Listrik, VIDEONYA. .

Jersey Juventus Bernomor Punggung 9 Bertuliskan Icardi Sudah Mulai Dijual Allianz Stadium Turin

Namun pihaknya tak akan membocorkan lokasi mana yang menjadi target operasi penertiban.

"Ada. Tapi gak bisa kita bocorkan lah ke awak media. Pas kita bilang ke internal aja bisa bocor apalagi ke teman- teman media. Pokoknya kita lakukan penertiban menyambut Ramadhan nanti," cetusnya.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved