Sosok Inspiratif Pengusaha Muda, Dendy Bahari Owner Adda Land

Dendy Bahari adalah owner Adda Land yang berkegiatan di bisnis bidang konstruksi dan pengembang perumahan atau developer.

Sosok Inspiratif Pengusaha Muda, Dendy Bahari Owner Adda Land
TRIBUN MEDAN/NATALIN
Owner Adda Land, Dendy Bahari mengeluti bisnis bidang konstruksi dan pengembang perumahan atau developer. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Tak selamanya kucuran dana besar menjadi modal utama membangun sebuah perumahan. Buktinya bisa Anda lihat pada diri pengusaha ini.

Namanya Dendy Bahari, ia adalah owner Adda Land yang berkegiatan di bisnis bidang konstruksi dan pengembang perumahan atau developer.

"Alhamdulillah saat proyek baru empat bulan berjalan saya sudah menemukan pembeli pertama dan bisa menyelesaikan proyek tersebut sampai 100 persen selesai. Saat serah terima rumah pun tiba dan Alhamdulillah juga rumah pun selesai," ujar Dendy di Kantor Adda Land berlokasi di Jalan Juanda atau Bahagia No. 50, Medan, Minggu, (10/3/2019)

Dendy mengatakan ia terjun di bisnis perumahan ini sejak Tahun 2012 dengan modal nekat sebab ia sama sekali tidak mengerti ilmu di bidang konstruksi dan bukan dari usaha rintisan orangtua serta bukan juga dari lulusan teknik sipil atau pun arsitek.

"Dulu itu pertama sekali saya dpt kesempatan mengenal developer waktu berhasil mendapatkan kontrak kerja menjadi supplier besi beton untuk perusahaan pengembang perumahan milik teman saya. Hasilnya lumayan walaupun akhirnya pengembang tersebut tidak begitu komit dalam hal pembayaran," ucapnya.

"Singkatnya selesai dan beres pekerjaan dari kontrak tersebut saya mendapatkan ide untuk punya proyek sendiri, karena niat dan kemauan, saya lagi-lagi mendapatkan kesempatan untuk mengerjakan sebuah proyek perumahan walaupun hanya dimulai dengan jumlah empat unit rumah tapi inilah awal dari perjalanan bisnis saya sampai dengan sekarang ini," ujar laki-laki kelahiran 13 September 1991 ini.

Dengan tanah 500 meter persegi milik orangtuanya dan dana konstruksi pinjaman yang sangat terbatas, Dendy pun berhasil membangun perumahan.

"Tapi dulu itu, pembangunan rumah dalam keadaan yang sangat kacau, atap bocor, instalasi air bocor, pemasangan keramik tidak rapi dan masih banyak lagi, namanya sekolah. Tapi itulah pelajaran yang sangat mahal yang saya dapatkan dan telah dilewati," ungkapnya.

Dengan tanggungjawab penuh, Dendy pun menyelesaikan segala kerusakan dan kekurangan rumahnya. Ia pun belajar lebih dalam tentang konstruksi dan manajemen proyek perumahan.

"Learning by doing. Proses dan fase demi fase saya jalanin sambil terus belajar, Alhamdulillah sekarang saya tidak hnya mengerjakan perumahan tapi juga mendpatkan kepercayaan dalam mengerjakan proyek-proyek untuk cafe, kantor, dan tempat tinggal pribadi," kata Dendy.

Halaman
123
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved