Motor Akan Masuk Tol Dalam Kota, Jalan Tol Medan Direncanakan Seperti di Bali

Kota Medan akan menjadi daerah ketiga di Indonesia yang memiliki jalur khusus roda dua seperti tol Bali dan jembatan Suramadu.

Motor Akan Masuk Tol Dalam Kota, Jalan Tol Medan Direncanakan Seperti di Bali
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Lalu lintas di tol dalam kota Jakarta Selatan diterapkan uji coba contra flow, Selasa (1/5/2012). Contra flow ini dimulai dari km 3+50 atau di pintu tol Tegal Parang hingga km 8+600 sebelum pintu tol keluar DPR yang dilakukan hari Senin hingga Jumat dari pukul 06.00-10.00 WIB. (TRIBUNNEWS/HERUDIN) 

MEDAN,TRIBUN-Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Sumatera Utara, Irman mengatakan Kota Medan sebentar lagi memiliki tol dalam kota. Nantinya, tol dalam kota ini menyediakan jalur khusus roda dua atau sepeda motor. Ukuran jalur motor, sambung Irman, lebih kurang 1x2 meter.

"Panjang jalan tol dalam kota 30,97 kilometer. Jumlah jalur 2x2 meter (mobil) dan 1x2 meter (sepeda motor). Tol dalam kota juga disediakan jalur khusus untuk sepeda motor seperti di jalan tol Bali dan jembatan Suramadu," kata Irman, Minggu (10/3).

Ia mengatakan, rencana pembangunan tol dalam kota ini tak terlepas dari kepadatan kendaraan di Kota Medan. Sebab, tiap tahunnya jumlah kendaraan terus meningkat. Lalu, lanjut Irman, pembangunan jalan tol ini juga akan memberikan efek terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Medan.

"Jumlah pertumbuhan penduduk dan kendaraan yang terus bertambah, mengakibatkan kepadatan lalu lintas di Medan," katanya.

Menurut Irman, jika jalan tol dalam kota ini jadi, maka Kota Medan akan menjadi daerah ketiga di Indonesia yang memiliki jalur khusus roda dua seperti tol Bali dan jembatan Suramadu.

Begitupun, lanjutnya, ada tantangan lain dalam mewujudkan rencana ini. Pemerintah daerah harus menyelesaikan persoalan izin, pengadaan tanah, dan menyiapkan pendanaan yang matang.

Ia mengatakan, nantinya proyek tol dalam kota ini akan dibangun pada Juni 2019, yang membentang sepanjang 11 kilometer menyusuri Sungai Deli dari Maimun hingga ke Binjai.

"Ide membangun jalur tol ini berdasarkan Peraturan Pemerintah No 44 Tahun 2009 revisi PP 15 tahun 2005, dengan penambahan ayat pada Pasal 38 soal ketentuan sepeda motor lewat jalan tol," katanya seraya mengatakan proyek jalur tol motor ini akan dikerjakan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP).

Terpisah, Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution mengatakan pembangunan tol dalam kota ini sebenarnya sudah sesuai dengan masterplan Kota Medan. Katanya, Pemko Medan sudah punya rencana yang terkoneksi dengan PT CMNP.

"Disamping itu, Pemko Medan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam menyediakan LRT untuk masyarakat Kota Medan," ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi D DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan sepakat dengan rencana Pemprov Sumut dan Pemko Medan. Katanya, pemerintah daerah harus pula mempercepat pertumbuhan infrastruktur, khususnya LRT serta BRT.

Halaman
12
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved