Soal Pasar Kampunglalang, Wakil Wali Kota: Tolong Jangan Didorong Kami Melakukan Hal yang Salah!

Doakan kami cepat menyelesaikan ini. Kami gak ingin terlalu lama, karena memang ada persoalan administrasi yang mesti diselesaikan

Soal Pasar Kampunglalang, Wakil Wali Kota: Tolong Jangan Didorong Kami Melakukan Hal yang Salah!
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution saat ditemui wartawan di Hotel Emerald Garden, Senin (11/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution mengaku prosedur pengambil alihan Pasar Kampunglalang punya mekanisme, meski terus didesak oleh Komisi C DPRD Kota Medan untuk segera diambil paksa.

Akhyar menilai tertundanya serahterima pasar kampung lalang hanyalah masalah administrasi.

Diwawancarai seusai menghadiri Musrenbang Kota Medan RKPD Tahun 2020 di Hotel Emerald Garden Senin (11/3/2019), Akhyar pun mengatakan tak ada niatan mengulur waktu.

"Doakan kami cepat menyelesaikan ini. Kami gak ingin terlalu lama, karena memang ada persoalan administrasi yang mesti diselesaikan," ujarnya.

Disinggung adanya desakan untuk mengambilalih, Akhyar mengaku serahterima pasar Kampunglalang harus berdasarkan aturan-aturan.

"Semua itu ada cara dan mekanismenya. Kalau mau ribut, bisanya kita ribut. Yakinkan ada aturan-aturan. Tolonglah kami jangan didorong melakukan hal-hal yang salah," katanya.

Akhyar menilai baik DPRD maupun Pemko Medan punya persamaan yang sama dalam memikirkan nasib pedagang Pasar Kampunglalang yang terkatung-katung dan berjualan di jalanan.

Namun Ketua Komisi C DPRD Medan Boydo HK Panjaitan merekomendasikan Sekda Pemko Medan untuk mengambil paksa Pasar Kampunglalang dari Kontraktor lantaran sampai batas waktu yang ditentukan, beberapa kekurangan tetap belum juga dibenahi.

"Senin kita panggil Sekda kalau sampai minggu ini Pasar Kampunglalang belum juga diserahkan sebagai aset Kota Medan. Karena kita wakil rakyat yang berkepentingan bagaimana pedagang seperti janji kita pada Maret ini bisa menempati pasar itu," ujar Boydo.

Ia menilai jika proses serah terima Pasar Kampunglalang masih terkatung-katung, masyarakat khususnya pedagang akan mempersepsikan sesuatu yang buruk. "Kampung lalang harus ditempati warga kembali. Jangan pedagang nilai kita main-main," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved