Gerakan Sumut Mengajar Buka Kesempatan Pemuda untuk Mengabdikan Diri di Dunia Pendidikan

Fauza mengatakan bahwa Gerakan Sumut Mengajar merupakan salah satu Program Pengabdian yang dilaksanakan oleh Lembaga Pendidikan dan Dakwah

Gerakan Sumut Mengajar Buka Kesempatan Pemuda untuk Mengabdikan Diri di Dunia Pendidikan
Tribun Medan/ Gita Tarigan
Pelepasan relawan Gerakan Sumut Mengajar Batch III ke lokasi mengabdi, GSM Mengajak anak muda untuk mencintai bangsa dengan mengabdi dan peduli. 

TRIBUN-MEDAN.com-Mengabdi pada negara adalah tugas moral setiap individu. Mengabdi memerlukan kesabaran, keteguhan, ilmu pengetahuan dan keberanian.

Tidak semua orang rela membagi waktu, materi, hingga pengetahuan kepada orang lain, hanya orang-orang terpilihlah yang siap melaksanakan pengabdian dan menggandeng gelar relawan.

Adalah Gerakan Sumur Mengajar (GSM), wadah anak muda yang ingin menjadi teladan bagi negeri. "Gerakan Sumut Mengajar itu, wadah berkumpulnya semua mahasiswa yang punya cita-cita sama yaitu ingin membenahi Sumatera Utara khususnya bidang pendidikan, agama dan sosial, ujar ketua umum Gerakan Sumut Mengajar, Fauza Qadriah, Selasa, (12/3/2019).

Fauja menceritakan bahwa awal mula terbentuknya GSM bermula dari orangtua yang suka mengabdi semasa muda.

"Dulu di tahun 90-an orang tua kita sudah kerap mengabdi ke masyarakat, itu memang dulu mengabdi begitu saja, kemudian, ditahun 2000-an sudah dibentuk tapi khusus untuk yang beragama islam, lalu di tahun 2016 atas bimbingan kakak, abang dan abng ipar saya, mengarahkan saya dan abng saya untuk membentuk gerakan Sumur Mengajar, dan dicetuskan ditanggal 24 Oktober 2016," ujarnya.

Fauza mengatakan bahwa Gerakan Sumut Mengajar merupakan salah satu Program Pengabdian yang dilaksanakan oleh Lembaga Pendidikan dan Dakwah (LPD) Ad-Dakwah Sumatera Utara.

Nama Sandiaga Uno Ada di Soal Ujian SMK, Begini Reaksi Bawaslu Mamasa

Cucu Bung Hatta Sindir Prabowo yang Sebut Akan Kejar Koruptor hingga Antartika, Singgung Mertua

Detik-detik Prabowo Marah ke Pengwalnya Viral di Media Sosial, Dahnil Anzar Angkat Bicara. .

Terlihat Sakau Diduga Pakai Sabu, Seorang ASN Diamankan Saat Mau Terbang di Kualanamu

"Gerakan Sumut mengajar ini menyatukan lembaga hukum dengan lpd Ad-Dakwah agar tidak berpisah-pisah surat izinnya, maka LPD Ad Dakwah menaungi semuanya termasuk, taman kanak-kanak, sekolah dasar, skolah Menengah, dan Atas," ujarnya.

Fauza mengatakan alasan dibentuknya GSM agar melengkapi pengabdian sebelumnya yang hanya berfokus pada agama Islam. "Alasan dibentuknya, di daerah itu kan bukan hanya agama islam saja, tapi beragam, kalau Ad-Dakhwah fokusnya mengajarkan ngaji anak anak daerah, maka GSM terjun untuk mengajarkan seluruh kalangan karena setiap orang berhak mendapatkan pendidikan yang layak," ujarnya

Hingga saat ini GSM sudah mencetak ratusan relawan di seluruh Sumatera Utara yang di mulai dari Batch 1 hingga 6.

BMKG Prediksi Medan Diguyur Hujan untuk Tiga Hari ke Depan

3 Video Kampanye Hitam Hantam Joko Widodo- Maruf Amin Jelang Pencoblosan 17 April 2019

Bella Luna Tampar Suami 8 Jam Usai Akad Nikah: Harusnya di Jam Itu Aku Bahagia!

"Kalau kegiatannya, di GSM 1 sampai 3 kita hanya fokusnya di tahap recruitmen, pembinaan, dan pengabdian. Mulai di GSM ke 4-6 masuk ke pembinaan, dan ke 7 pengembangan," ujarnya.

Sebelum terjun ke lokasi mengabdi, Fauza mengatakan terdapat serangkaian kegiatan yang wajib dilaksanakan relawan untuk membentuk karakter mereka.

Halaman
1234
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved