Dari 20 Orang Terkaya Indonesia hanya 3 Konglomerat Pembayar Pajak Tertinggi, Ini Daftarnya

Para wajib pajak yang diberikan penghargaan dinilai telah membantu Kanwil DJP Wajib Pajak Besar mencapai realisasi penerimaan Rp418,73 triliun.

Dari 20 Orang Terkaya Indonesia hanya 3 Konglomerat Pembayar Pajak Tertinggi, Ini Daftarnya
Kompas.com/YOGA SUKMANA
Dari 20 Orang Terkaya Indonesia hanya 3 Konglomerat Pembayar Pajak Tertinggi, Ini Daftarnya. Menteri Keuangan Sri Mulyani usai memberikan penghargaan kepada 30 wajib pajak di Jakarta, Rabu (13/32019). 

Dari 20 Orang Terkaya Indonesia hanya 3 Konglomerat Pembayar Pajak Tertinggi, Ini Daftarnya  

TRIBUN-MEDAN.com - Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Wajib Pajak Besar memberikan penghargaan kepada 30 wajib pajak.

Penghargaan disaksikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Dari 30 wajib pajak yang mendapatkan penghargaan tersebut, enam di antaranya merupakan wajib pajak orang pribadi yang merupakan para konglomerat atau para pengusaha besar.

Namun dari 20 orang terkaya Indonesia versi Forbes 2019, hanya tiga orang pribadi yang masuk pembayar pajak terbesar yakni;  Alexander Tedja (Pakuwon Grup), Raden Eddy Kusnadi Sariaatmadja (Emtek Grup) dan Rachmat Theodore Permadi (Triputra Group).

Dalam daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes 2019, Theodore Rachmat bertengger di peringkat 9 dengan kekayaan 1,7 miliar dollar AS setara Rp 23,8 triliun.

Sedangkan  Alexander Tedja di posisi 12 dengan kekayaan 1,6 miliar dollar AS setara Rp 22,4 triliun

Dan Raden Eddy Kusnadi Sariaatmadja bertengger di posisi 15 dengan kekayaan 1,3 miliar dollar AS setara Rp 18,2 triliun.

"Penghargaan juga diberikan dengan pertimbangan wajib pajak yang patuh terhadap peraturan perpajakan serta responsif dalam memenuhi permintaan data sehubungan dengan penggalian potensi di KPP masing-masing," ujar Dirjen Pajak Robert Pakpahan dalam sambutannya.

"Selain itu, apresiasi diberikan sehubungan dengan sinergi dan dukungan wajib pajak terhadap program-program DJP seperti integrasi data dan pertukaran data wajib pajak di tahun 2018," sambung dia.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved