Edisi Cetak Tribun Medan

Polisi Bujuk Istri Terduga Teroris Serahkan Diri, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Bantu Negosiasi

Menggunakan pengeras suara masjid, polisi menyampaikan, anaknya tidak tahu apa-apa dan masa depannya masih panjang.

Polisi Bujuk Istri Terduga Teroris Serahkan Diri, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Bantu Negosiasi
Facebook/Joko Suseno
Warga berkumpul usai terjadi ledakan di Kota Sibolga Jalan Cenderawasih, Selasa (12/3/2019). 

SIBOLGA, TRIBUN - Polisi mengimbau istri terduga teroris di Jalan Cenderasih, Gang Serumpun, Kelurahan Pancuranbambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, untuk menyerahkan diri.

Istri terduga teroris tersebut masih bertahan di rumah bersama anaknya.

Menggunakan pengeras suara masjid, polisi menyampaikan, anaknya tidak tahu apa-apa dan masa depannya masih panjang.

"Ibu menyerah aja ibu, kasihan anak ibu. Ia tidak tahu apa-apa dan masa depannya masih panjang. Kasihan lah Bu sama anaknya. Kalau ada masalah sampaikan kepada kami," bujuk petugas polisi dari dalam masjid, yang lokasinya tidak begitu jauh dari rumah terduga teroris.

Sementara terduga pelaku teroris Abu Hamzah alias Husein alias Upang sudah berhasil ditangkap Densus 88 Anti Teror Polri dan langsung diamankan.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Pol M Iqbal saat dihubungi melalui selulernya, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, benar pada Selasa sekitar pukul 14.23 WIB, Densus 88 dibantu polres sekitar melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana terorisme atas nama Husain (26) alias Abu Hamzah alias Upang di Sibolga.

"Saat akan dilakukan pengecekan awal di rumah pelaku, sekitar pukul 14.50 WIB terjadi ledakan yang melukai petugas," katanya, Selasa sore seraya menyatakan diduga di dalam rumah tersebut ada istri dan anak pelaku terduga teroris. Berdasar informasi Upang sehari-hari bekerja sebagai mekanik listrik.

Akibat dari ledakan tersebut, dua orang mengalami luka di bagian wajah, yakni Naim (42) warga Jalan Cendrawasih, Gang Serumpun, Kelurahan Pancuranbambu. Kemudian seorang korban yang belum diketahui identitasnya, warga Jalan Cendrawasih, Gang Serumpun. Kedua korban sudah di bawa ke RS Metta Medika, Sibolga.

Pantuan di lokasi sekitar pukul 21.03 WIB, tim Brimob dan juga Densus sudah masuk mendekati rumah terduga teroris lengkap dengan senjata laras panjang dan rompi anti peluru.
Warga yang ada di sekitar lokasi diminta untuk menjauh.

"Kalau suaminya Abu Hamzah sudah berhasil ditangkap tadi sore, dan langsung diamankan tim Densus. Kami pun enggak tahu di mana diamankan, karena tim Densus dan Gegana yang berperan langsung. Kami saja dari petugas kepolisian yang ada di Sibolga ini hanya sebatas mengamankan masyarakat, kalau yang berperan langsung adalah tim Densus dan Gegana," ujar salah seorang personil polisi yang mengamankan lokasi.

Halaman
1234
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved