Foto-Foto Mantan Kades Sampali Sri Astusti, Divonis Empat Tahun Kurungan Denda Rp 146 juta

Mantan Kepala Desa (Kades) Sampali, Percut Seituan, Deliserdang, Sri Astuti dijatuhi hukuman 4 tahun penjara.

Foto-Foto Mantan Kades Sampali Sri Astusti, Divonis Empat Tahun Kurungan Denda Rp 146 juta - 14052019_putusan_mantan_kades_sampali_danil_siregar-3.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Terdakwa mantan Kepala Desa Sampali Sri Astuti menjalani lanjutan persidangan, dengan agenda putusan di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (14/3). Majelis hakim menjatuhkan vonis empat tahun kurungan terhadap terdakwa Sri Astuti, karena terbukti menyalahgunakan kewenangan untuk menerbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) di atas lahan PTPN2 dan menerima sejumlah uang atas penerbitan.
Foto-Foto Mantan Kades Sampali Sri Astusti, Divonis Empat Tahun Kurungan Denda Rp 146 juta - 14052019_putusan_mantan_kades_sampali_danil_siregar-1.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Terdakwa mantan Kepala Desa Sampali Sri Astuti menjalani lanjutan persidangan, dengan agenda putusan di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (14/3). Majelis hakim menjatuhkan vonis empat tahun kurungan terhadap terdakwa Sri Astuti, karena terbukti menyalahgunakan kewenangan untuk menerbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) di atas lahan PTPN2 dan menerima sejumlah uang atas penerbitan.
Foto-Foto Mantan Kades Sampali Sri Astusti, Divonis Empat Tahun Kurungan Denda Rp 146 juta - 14052019_putusan_mantan_kades_sampali_danil_siregar-2.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Terdakwa mantan Kepala Desa Sampali Sri Astuti menjalani lanjutan persidangan, dengan agenda putusan di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (14/3). Majelis hakim menjatuhkan vonis empat tahun kurungan terhadap terdakwa Sri Astuti, karena terbukti menyalahgunakan kewenangan untuk menerbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) di atas lahan PTPN2 dan menerima sejumlah uang atas penerbitan.
Foto-Foto Mantan Kades Sampali Sri Astusti, Divonis Empat Tahun Kurungan Denda Rp 146 juta - 14052019_putusan_mantan_kades_sampali_danil_siregar.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Terdakwa mantan Kepala Desa Sampali Sri Astuti menjalani lanjutan persidangan, dengan agenda putusan di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (14/3). Majelis hakim menjatuhkan vonis empat tahun kurungan terhadap terdakwa Sri Astuti, karena terbukti menyalahgunakan kewenangan untuk menerbitkan Surat Keterangan Tanah (SKT) di atas lahan PTPN2 dan menerima sejumlah uang atas penerbitan.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mantan Kepala Desa (Kades) Sampali, Percut Seituan, Deliserdang, Sri Astuti dijatuhi hukuman 4 tahun penjara oleh Majelis hakim diketuai Nazar Efriandi, Kamis (14/3/2019) di Ruang Cakra Utama, PN Medan.

Hakim menilai bahwa Sri terbukti melakukan korupsi penerbitan surat keterangan tanah (SKT). Selain itu Sri juga dihukum membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp146 juta.

Vonis ini jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Wishnu Pradana (Kejari Deliserdang) yaitu 8 tahun penjara dengan denda Rp 500 juta. Bahkan terdakwa dibebani membayar uang pengganti (UP) sebesar Rp2,7 miliar.

Sri Astuti yang tampak mengenakan kemeja lengan panjang dan rok hitam hingga ke tungkul kaki serta balutan jilbab hitam tampak tertunduk usai pembacaan putusan.

Bahkan, Sri langsung mendatangi para sanak saudara dengan pelukan serta tetesan air mata di bangku persidangan.

Ia tampak menghindari sorotan kamera dan tak menjawab pertanyaan para wartawan yang mencoba meminta tanggapannya atas kasus tersebut. Teman-teman sri tampak mencoba menenangkan terdakwa yang terkujur lemas dan yang terus menerus menangis.  (*)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: M Daniel Effendi Siregar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved