Hari Ketiga Turnamen Internasional Daihatsu Astec Open 2019, 38 Pebulu Tangkis Indonesia Bertarung

Sejumlah Pebulu Tangkis baik asal Indonesia, Thailand dan India pun sudah banyak yang berguguran pada babak 16 besar.

Hari Ketiga Turnamen Internasional Daihatsu Astec Open 2019, 38 Pebulu Tangkis Indonesia Bertarung
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Atlet bulu tangkis Indonesia Khuzaima Nurhasanah saat mengikuti Turnamen Bulu Tangkis Bertaraf Internasional Daihatsu Astec Open 2019. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hari ketiga turnamen Bulu tangkis internasional Daihatsu Astec Open (DAO) 2019 di Medan, pertandingan telah memasuki babak perempat final, Kamis sore (14/3/2019).

Semakin malam, riuh teriakan para suporter untuk memberi semangat pada pemain pun terus bergema memenuhi GOR Badminton PBSI Sumut, Jl. Willem Iskandar.

Sejumlah Pebulu Tangkis baik asal Indonesia, Thailand dan India pun sudah banyak yang berguguran pada babak 16 besar.

Di babak perempat final, untuk nomor tunggal kelompok umur U13, Indonesia masih menyisakan 7 atlet putra dan 7 Pebulu Tangkis Putri. Sementara itu, untuk nomor tunggal kelompok umur U15 Indonesia masih memiliki perwakilan masing-masing 6 atlet putra-putri.

Kemudian untuk kelompok umur U17 Indonesia menyisakan 5 atlet Putri dan 7 atlet putra. Jadi total ada 38 Pebulu Tangkis tunggal Indonesia yang lolos ke babak perempat final. Sedangkan kontingen Thailand menyisakan 10 atlet yang bertarung di nomor tunggal.

Di nomor ganda, Indonesia juga masih menyisakan sejumlah atletnya. Untuk kelompok umur U15, Indonesia memiliki perwakilan 7 pasangan ganda putri dan 5 untuk putra. Sedangkan di kelompok umur U17 ada 6 pasangan ganda putri dan 8 pasangan ganda putra. Thailand sendiri masih menyisakan sebanyak 5 pasangan untuk ganda putra dan Putri.

Sementara itu satu-satunya perwakilan nomor tinggal India di DAO 2019 Rudra Rane hanya mampu melaju hingga babak 16 besar. Rudra dikalahkan oleh pebulutangkis muda asal Indonesia Fannyra Lianty di nomor tunggal putri U17. Fannyra sempat kalah di set pertama yang berlangsung ketat dengan skor 20-22. Namun Fannyra membalas dengan memenangkan 2 set berikutnya dengan skor 21-16 dan 21-10.

Diwawancarai usai pertandingan, salah satu perwakilan Indonesia Khuzaima Nurhasanah mengaku senang bisa lolos ke perempat final. Khuzaima yang turun di nomor tunggal putri U15 pun kembali berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah mengalahkan atlet asal Thailand, Pattharaporn Rungruengpramong.

"Tadi 8 besar berlawanan dengan Pattharaporn dari Thailand dengan skor 21-16 dan 21-19. Perasaannya senang banget, bisa banggain pelatih. Gak nyangka bisa menang lawan Thailand, apalagi dia juga habis ngalahin atlet klub Djarum Aura Aulia," ujarnya Kamis malam (14/3/2019).

Untuk selanjutnya, Di event DAO 2019 ini Nurhasanah pun menargetkan bisa melaju hingga ke babak final dan meraih juara satu. Dirinya pun tidak mau anggap enteng di event ini apalagi DAO 2019 juga merupakan event internasional yang diikuti atlet luar negeri dan sejumlah klub bulu tangkis terkenal seperti Djarum, Axis, dan yang lainnya.

"Targetnya besok tuh harus menang, yakin berjuanh dulu, step by step, kalau memang, masuk final pun tidak boleh menyerah dan target harus juara satu," kata atlet muda Kelahiran tahun 2005 ini.

Setelah DAO 2019 berakhir, siswi kelas 8 SMP yang juga berlatih di klub PB Jaya Raya ini mengatakan dirinya juga sudah berencana ikut turnamen buku tangkis lainnya di Singapura akhir tahun ini.

Ke depan Nurhasanah juga bertekad untuk bisa menembus pelatnas.

"Jangan mau menyerah di event-event lainnya. Kalau di sini juara masih ada pertandingan lainnya, gak boleh ngeremehin, terus berusaha" kata Peraih juara satu sirnas Daihatsu Astec dan juara tiga sirnas Milo di Malang tahun 2017 ini.

(cr11/Tribun-medan.com)
 

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved