Kasus Pakpak Bharat, KPK Pindahkan Tiga Tahanan Korupsi dari Rutan Jakarta ke Rutan Medan

Febri Diansyah mengatakan bahwa para tahanan telah sampai di Rutan pada sore hari di Kota Medan.

Kasus Pakpak Bharat, KPK Pindahkan Tiga Tahanan Korupsi dari Rutan Jakarta ke Rutan Medan
TRIBUN MEDAN/HO/Humas KPK
Mantan Bupati Phakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu dan dua tahanan lainnya saat dipindahkan dari rutan di Jakarta ke rutan di Medan.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa 3 tahanan dari rutan di Jakarta ke sejumlah Rutan di Medan, Sumatera Utara, Kamis (14/3/2019) sekitar pukul 07.00 WIB.

Tiga tahanan yang dibawa, terkait perkara dugaan perbuatan menerima hadiah atau janji oleh Bupati Pakpak Bharat terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2018.

Mereka yaitu, RYB (Remigo Yolando Berutu), Bupati Kabupaten Pakpak Bharat periode 2016-2021 dititipkan di Rutan Polrestabes Medan.

Kemudian, DAK (David Anderson Karosekali), Plt Kepala Dinas PUPR Kab. Pakpak Bharat dititipkan di Rutan tanjung Gusta Medan.

Lalu, HSE (Hendriko Sembiring), Swasta, dititipkan di Rutan tanjung Gusta Medan.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan bahwa para tahanan telah sampai di Rutan pada sore hari di Kota Medan, Sumatera Utara.

"Penyidikan terhadap 3 tersangka tersebut telah selesai. Sehingga penyidik menyerahkan tersangka dan berkas perkara pada Penuntut Umum untuk proses lebih lanjut," kata Febri lewat siaran pers KPK, Kamis (14/3/2019).

"Selama penyidikan tahap 2, telah dilakukan pemeriksaan terhadap 50 orang saksi. Rencana persidangan akan dilakukan di Pengadilan Tipikor pada PN Medan," jelas Febri.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved