Oknum Ustaz Pesantren Tersangka S0d0mi Ini Sering Ajak Santri Nonton B0kep Pasangan Sejenis

Sudah kami ambil keterangan dari korban berjumlah sekitar 10 orang, keterangan tersangka ada 14 korbannya.

Oknum Ustaz Pesantren Tersangka S0d0mi Ini Sering Ajak Santri Nonton B0kep Pasangan Sejenis
TRIBUN MEDAN/HO/POLRES LANGKAT
Kepala Pesantren Al Ikhwan, Dedi Suwandi, M. Pdi 

TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Oknum Kepala Pesantren Al Ikhwan, Dedi Suwandi (40) masih terus diperiksa penyidik Polres Langkat. Teranyar, dari 14 santri yang dimintai keterangan, korban sodomi menjadi tiga orang, lainnya menjadi korban pencabulan tindakan onani paksa.

"Sudah kami ambil keterangan dari korban berjumlah sekitar 10 orang, keterangan tersangka ada 14 korbannya, menurut pemeriksaan terhadap 10 korban sudah tiga orang disodomi, lainnya dionani paksa tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Langkat, Kamis (14/3/2019).

Dibeberkan Juriadi, tersangka biasanya melancarkan aksi bejadnya dengan modus rayuan, trik tepuk pundak dan mengelus-elus korbannya. Tersangka memanfaatkan jabatannya dengan pura-pura mengajak sharing permasalahan sosial dan kesehatan para santri.

Baca: Predator Anak, Kepala Pesantren Al Ikhwan Resmi Tersangka Kasus S0d0mi Puluhan Santri

Baca: Fakta-fakta Kepala Pondok Pesantren Tersangka Predator Anak, Mengaku Hadapan 50 Santri

Baca: Tak Tahan Kelakuan Oknum Ustaz Homo Seks, Puluhan Santri Melarikan Diri dari Pondok Pesantren

Ratusan warga bersama para santri mendatangi Ponpes Al-Ihkwan
Ratusan warga bersama para santri mendatangi Ponpes Al-Ihkwan (TRIBUN MEDAN/HO)

Tak hanya itu, DS yang berprilaku seks menyimpang sebagai homoseks punya hobi menonton film porno sejenis. Habit buruk nonton film porno sejenis biasanya ia lakukan setiap kali beraksi mencabuli santri-santrinya sebelum memaksa onani dan sodomi.

"Sebagai korban disodomi sebagian dicabuli aja, suka dia juga dia menyuguhkan video porno sama korban-korbannya. Pengakuan dia menyuguhkan video porno sejenis. Rata-rata korban juga ditepuk pundak juga sebelum menjadi korban, dugaan dia punya hipnotis belum sampai ke sana," ungkap Juriadi kepada Tribun Medan.

DS jadi tersangka kasus tindak pidana asusila sodomi, yang mencoreng instansi pendidikan berbasis agama, di Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat selama ini sudah lama jadi aib internal. Kasus ini berpuncak ketika puluhan santri tak tahan lagi dan aksi protes kabur ke luar pesantren..

DS resmi ditahan dan ditangkap oleh Polres Langkat atas laporan dugaan cabul dan sodomi kepada belasan santri. Aksi bejadnya nyaris membuat ratusan warga bertindak main hakim sendiri membakar gedung pesantren, namun tidak terjadi, mengingat ada santri lain masih di dalam pesantren.

Kapolres Langkat, AKBP Dody Hermawan membenarkan bahwa oknum pengajar Pesantren Al Ikhwan Desa Serapuh, Dedi Suwandi, M. Pdi (40) sebagai pelaku kejahatan seksual terhadap belasan santri laki-laki. Saat ini 14 santri diduga menjadi korban, dan tidak menutup kemungkinan ada korban lain.

Informasi dihimpun Tribun Medan, bahwa Dedi Suwandi berstatus Pegawai Negeri Sipil. Selain tenaga pengajar, Dedi Suwandi juga menjabat sebagai Ketua Pesantren.

Kasus asusila terhadap belasan santri yang masih di bawah umur ini terungkap setelah
Selasa (12/3/2019) sekira pukul 00.20 WIB pelaku ditahan Polres Langkat. Dedi Suwandi warga Dusun II Serapuh ABC Kecamatan Padangtualang Kabupaten Langkat ini tak menampik sehubungan dengan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah yang merupakan murid-muridnya.

Halaman
123
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved