Tercatat Beralamat di Dusun Bagan Pekan, Warga Mengaku tak Kenal Sosok Terduga Teroris Rosliana

Agus menyebutkan, terduga teroris yang ditangkap itu adalah seorang wanita, berinisial R, yang juga terkait dengan bom Sibolga.

Tercatat Beralamat di Dusun Bagan Pekan, Warga Mengaku tak Kenal Sosok Terduga Teroris Rosliana
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Suasana Balai Desa Bagan Asahan Pekan, Kecamatan Tanjungbalai-Asahan, Kabupaten Asahan, Kamis (14/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto membenarkan bahwa Tim Densus 88 bersama Polda Sumut berhasil menangkap seorang terduga teroris di Kota Tanjungbalai pada Rabu (13/3/2019) malam.

Agus menyebutkan, terduga teroris yang ditangkap itu adalah seorang wanita, berinisial R, yang juga terkait dengan bom Sibolga.

R disebut-sebut sebagai Rosliana (22), yang dicatat sebagai warga Jalan Ampera/Jalan Protokol Bagan, Dusun II, Desa Bagan Pekan, Kecamatan Tanjungbalai-Asahan, Kabupaten Asahan.

Atas informasi itu, Tribun Medan coba mencari tahu sosok Rosliana dengan mendatangi alamat diatas. Namun, tak satu pun warga setempat yang mengenal maupun sekadar mengetahui tentang wanita tersebut.

"Nggak tanda. Tapi coba kita datangi warga lain, mana tau kenal," kata Wira Satria Darma (35) warga Jalan Ampera, Desa Bagan Pekan, Kamis (14/3/2019).

Dengan dibantu Wira, Tribun Medan pun menjumpai sejumlah warga setempat lainnya sembari menunjukkan foto yang beredar. Lagi-lagi tak satu pun orang mengenal sosol Rosliana yang disebut ditangkap di kawasan Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.

"Nggak ada disini. Kalau pun orang sini katanya, pastilah kenal, karena kan aku orang lama disini. Jadi bukan aku menutup-nutupi," ujar seorang pria paruh baya yang biasa disapa Pak Ibas.

Begitu juga dengan salah seorang tokoh masyarakat setempat, Sulaiman. Ia mengaku sama sekali tak pernah melihat sosok Rosliana tinggal di kampung halama mereka.

Ia pun beberapa jam sebelumnya sempat dijumpai beberapa personel kepolisian, menanyakan sosok Rosliana yang tercatat beralamat di Jalan Ampera/Jalan Protokol Bagan, Dusun II, Desa Bagan Pekan, Kecamatan Tanjungbalai-Asahan, Kabupaten Asahan.

"Nggak kenal. Tapi tadi pagi pun ada datang polisi, nanya ke kepala dusun soal dia dan penangkapan. Karena memang bukan warga sini, ya tak ada lah," sebut Sulaiman.

Sementara, adapun keterlibatannya dalam bom Sibolga, karena mengetahui pembelian bahan untuk pembuatan bom. R atau Rosliana sendiri merupakan istri dari Hendri Syahli Manurung, warga Tanjung Balai.

Dia merupakan salah satu anggota teroris jaringan JAD kelompok Syaiful yang ditembak mati oleh Tim Densus 88 Mabes Polri pada Oktober 2018 silam.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved