Jokowi Bagikan Kartu Indonesia Pintar di SMKN 1 Balige, Sediakan Rp 4 Triliun untuk KIP di 2019

Beli pulsa boleh tidak? Tidak boleh, uang itu hanya dibelikan untuk hal-hal berkaitan dengan pendidikan, di luar itu tidak boleh

Jokowi Bagikan Kartu Indonesia Pintar di SMKN 1 Balige, Sediakan Rp 4 Triliun untuk KIP di 2019
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Presiden Jokowi, tampak melayani selfi dengan Warga Tibasa usai minum kopi asli Tobasa, jenis Robusta di Warung Tradisional Partukkoan, Pasar Balige, Jalan Sisingamangaraja, Kamis, (14/3/2019) Malam. 

TRIBUN MEDAN.com- Sebanyak 339.998 siswa menjadi calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk seluruh jenjang pendidikan di seluruh Sumut. Nilai dana KIP yang akan dikeluarkan sebesar Rp 173 miliar. Untuk SD, dana yang diterima sebesar Rp 450.000/siswa, SMP Rp 750.000/siswa, dan SMA/SMK sebesar Rp  1.000.000/siswa. 

 "Beli pulsa boleh tidak? Tidak boleh, uang itu hanya dibelikan untuk hal-hal berkaitan dengan pendidikan, di luar itu tidak boleh," kata Jokowi, (15/3/2019). Diharapkan KIP digunakan hanya untuk membeli peralatan sekolah, Jumat 

 Presiden Joko Widodo menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) secara simbolis kepada para siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) di lapangan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).

Jokowi juga menyampaikan, pemerintah telah melaksanakan program revitalisasi SMK. Dengan direvitalisasinya SMK, sekolah akan mendapatkan bantuan pembangunan dan peralatan praktek.

Tujuannya agar lulusan SMK dapat diterima di setiap lapangan pekerjaan yang ada. "Akan ada pembangunan di SMK 1, juga diberikan peralatan untuk praktek anak-anak dalam menuju ke proses diterimanya baik di kantor maupun industri yang ada," ujarnya.

Komisioner KPU Langkat Monitoring Perekrutan Petugas KPPS 23 Kecamatan

Wabup Deliserdang Resmikan Gedung Sekolah TK Aisyiyah Bantuan Angkasa Pura II

7 Cara Ampuh Hilangkan Ketombe Mengunakan Bahan-bahan yang Mudah Didapatkan di Sekitar Kita

Bupati Deliserdang Buka Sosialisai HAKI di Bidang Ekonomi Kreatif Tahun 2019

 Sesaat kemudian, Jokowi bertanya kepada siswa apakah setuju jika sekolahnya direvitalisasi. Kemudian disambut jawaban serempak mengatakan setuju jika SMK 1 direvitalisasi.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di hadapan Presiden Jokowi menyampaikan, SMKN 1 Balige telah ditetapkan menjadi sasaran program vokasi dalam rangka revitalisasi SMK.

Pemprov Sumut Perketat Persyaratan jadi Direksi PDAM Tirtanadi demi Kejar Impian Peroleh Keuntungan

Ketua TP PKK Deliserdang Jenguk Gilang yang Menderita Penyakit Tertidur 43 Hari

Program tersebut merupakan terobosan Pemerintah Provinsi Sumut dalam mendukung Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK.

"Revitalisasi tersebut berdampak memacu SMK di bidang seni dan kreatif dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya Sumatera Utara," kata Gubernur.

Tahanan yang Kabur Lima Tahun Lalu dari LP Kelas IIA Labuhan Ruku Akhirnya Berhasil Ditangkap

Gubernur juga mengatakan, para siswa sangat gembira lantaran kedatangan Presiden ke daerah mereka. Gubernur pun berterima kasih atas kedatangan Presiden untuk melihat langsung kondisi daerah di Sumut.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved