Polisi Berbadan Gemuk 'Disiksa' di Sebuah Camp dan Dibebaskan setelah Berbadan Kurus

Karenanya, Thailand membuat sebuah program untuk para polisi gemuk, yang disebut dengan Belly Destruction atau Penghancuran Lemak di Perut.

Polisi Berbadan Gemuk 'Disiksa' di Sebuah Camp dan Dibebaskan setelah Berbadan Kurus
TRIBUN MEDAN/ Love Police/Facebook
Polisi Berbadan Gemuk 'Disiksa' di Sebuah Camp dan Dibebaskan setelah Berbadan Kurus. 

Polisi Berbadan Gemuk 'Disiksa' di Sebuah Camp dan Dibebaskan setelah Berbadan Kurus

TRIBUN-MEDAN.com - Sebagai petugas kepolisian, seseorang dituntut untuk bisa bergerak dengan lincah dan gesit. Dan berat badan berlebih sepertinya akan sedikit menyulitkan.

Karenanya, Thailand membuat sebuah program untuk para polisi gemuk, yang disebut dengan Belly Destruction atau Penghancuran Lemak di Perut.

Ide ini dilaksanakan setelah sebelumnya dilakukan program percontohan selama dua minggu. Kantor polisi di Thailand telah mulai mengirim petugas paling gemuk mereka ke Pusat Pelatihan Polisi Pusat di kota Pak Chong. Masing-masing dari mereka mengirimkan 3 perwakilan.

Di sana, mereka melakukan berbagai aktivitas fisik yang intens yang dirancang untuk mengurangi berat badan mereka sebaik mungkin.

Mulai menjalankan aktivitas olahraga, mengendarai sepeda dan menerapkan diet sehat dan kaya protein.

Program ini mulai mendapatkan perhatian setelah foto-foto petugas polisi yang sedang berlatih menjadi viral online.

Seorang petugas senior Mayor Sornpetch Chantarak mengatakan, ada banyak kendala jika seorang polisi gendut.

"Ada banyak masalah jika Anda seorang polisi gemuk," ucapnya, saat ditanyai tentang program ini.

Halaman
12
Penulis: Sally Siahaan
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved