Sabet Medali Emas Nomor Ganda Daihatsu Astec Open 2019, Damas dan Bintang Diaz Senang

Damas dan Bintang yang diwawancara usai pertandingan mengaku senang atas keberhasilan meraih juara satu tersebut.

Sabet Medali Emas Nomor Ganda Daihatsu Astec Open 2019, Damas dan Bintang Diaz Senang
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Damas Mawardi Putra (kiri) dan Bintang Diaz Putra Sutisna (kanan), Juara 1 nomor ganda putra u17 Turnamen Bulu Tangkis Bertaraf Internasional Daihatsu Astec Open 2019 bersama pelatihnya Andi Mawardi (tengah). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pertarungan sengit di babak final nomor ganda putra U17 Daihatsu Astec Open 2019, Sabtu (16/3/2019), harus dijalani oleh Damas Mawardi Putra dan Bintang Diaz Putra Sutisna.

Dalam laga yang berlangsung di GOR Badminton PBSI Sumut Jl Willem Iskandar tersebut, Damas dan Bintang akhirnya keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan pasangan Michael dan Ghoffar Prasojo yang juga pebulutangkis asal Indonesia lewat rubber set.

Melawan pasangan yang berasal dari PB Ardes Tanggerang tersebut, Damas Mawardi/Bintang Diaz berhasil merebut set pertama dengan skor 21-15.

Namun Michael/Ghoffar Prasojo justru mampu merebut set kedua dengan skor 21-19 dan memaksakan rubbet set. Akhirnya pada set ketiga Damas/Bintang kembali unggul dengan skor 21-18. Dengan hasil tersebut, Damas/Bintang berhak atas medali emas nomor ganda putra turnamen internasional DAO 2019.

Kepada Tribun Medan, Damas dan Bintang yang diwawancara usai pertandingan mengaku senang atas keberhasilan meraih juara satu tersebut. Apalagi berpasangan dengan Bintang juga baru pertama kali dilakoninya.

"Perasaanya sih senang banget, tadi hampir-hampir kendor set kedua, ketiga. Set ketiga juga sudah mulai lepas saat poin 11 ketinggalan mulai nekan terus akhirnya bisa melewati tekanan musuh," ujar Damas yang kini tergabung di klub PB Chandra Wijaya Jayabaya, Lebak Banten ini.

Sementara itu, Bintang Diaz yang turut diwawancarai mengaku bangga bisa ikut turnamen DAO 2019 ini. Apalagi menurutnya turnamen tersebut merupakan event bertaraf internasional yang bermanfaat untuk meningkatkan point dirinya ditingkat Asia.

"Eventnya bagus, terus sudah se Asia, BWF, level turnamennya bagus buat nambah poin di Asianya juga," ungkap atlet yang kini berlatih di Exist Badminton Club ini.

Lebih lanjut, Damas yang juga meraih medali perak di nomor tunggal putra U17 ini menambahkan, setelah DAO 2019 ini, dirinya akan kembali mengikuti event lainnya yakni Piala Walikota Cirebon pada tanggal 18 bulan ini. Di event tersebut Damas yang saat ini merupakan Peringkat 1 Nasional u17 akan kembali berpartner dengan Bintang di nomor ganda.

"Ke depan ingin bermain di level yang lebih tinggi lagi, kayak grand prix, World junior Championship," tambah Bintang.

Diwawancara terpisah, Andi Mawardi yang juga pelatih kedua atlet tersebut untuk event DAO 2019 ini mengaku tetap akan menjadikan hasil pertandingan tersebut sebagai bahan evaluasi. Apalagi untuk nomor tunggal Damas gagal untuk meraih emas dan harus puas dengan medali perunggu.

"Mereka dipasangin di sini Alhamdulillah langsung juara, langsung klop juga. Meskipun single nya gak ya gak apa-apa. Evaluasi lagi, kenapa, oh agak kendor tadi. Jadi evaluasi," ujarnya.

Disinggung soal strategi yang diterapkan, Andi mengaku kunci anak asuhnya tersebut cukup bermain fokus dan enjoy saja selama pertandingan. Dengan bermain fokus maka akan bisa mengeluarkan seluruh kemampuannya.

"Ya ada (strategi), yang penting dia enjoy tapi tetap fokus. Kalau dia kena tekanan kan mental yang main, masalah menang kalah kan itu urusan kedua. Tapi yang penting bisa memaksimalkan dia punya permainan," kata Andi.

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved