Sumut Memiliki Stok Beras 66.682 Ton, Ini Penjelasan Basirun

Dengan ketersediaan stok sebanyak itu, maka diprediksi ketahanan stok sampai dengan lebih kurang 10 bulan kedepan

Sumut Memiliki Stok Beras 66.682 Ton, Ini Penjelasan Basirun
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Kadivre Bulog Sumut, Basirun (tengah) didampingi Kabid Pengadaan, Bahrensah A.Hsb, Kabid Administrasi dan Keuangan, Masitah, Kabid Operasional dan Pelayan Publik, Ali Akbar Siregar dan Kabid Komersial, Rusli. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Perum BULOG Divisi Regional Sumatera Utara (Divre Sumut) memiliki ketersediaan stok beras sebanyak 66.682 ton per 15 Maret 2019. Dengan ketersediaan stok sebanyak itu, diprediksi ketahanan stok sampai dengan 10 bulan kedepan.

Ketersediaan stok beras cukup, hal ini diungkapkan Kadivre Sumut, Basirun didampingi Kabid Pengadaan, Bahrensah A.Hsb, Kabid Administrasi dan Keuangan, Masitah, Kabid Operasional dan Pelayan Publik, Ali Akbar Siregar dan Kabid Komersial, Rusli.

Basirun mengatakan ketersediaan stok beras di gudang terdiri dari beras DN (Dalam Negeri) dan beras LN (Luar Negeri), dengan komposisi sebagian besar merupakan beras LN (India, Pakistan, Vietnam, dan Thailand).

"Kita memiliki ketersediaan Stok Beras sebanyak 66.682 ton, dengan ketersediaan stok sebanyak itu, maka diprediksi ketahanan stok sampai dengan lebih kurang 10 bulan ke depan," ujar Basirun di Kantor Bulog Divre Sumut, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (15/03/2019).

Basirun menjelaskan untuk kebutuhan komersial, BULOG Divre Sumut memiliki kelolaan stok sebanyak 42.312 ton beras premium 5 persen (LN Thailand) dan 504 ton beras komersial pengadaan DN. Ketersediaan stok komersial akan dikelola untuk kebutuhan penjualan bidang komersial.

"Untuk Bansos Rastra saja, dengan kebutuhan per bulan lebih kurang 3.125 ton, BULOG Divre Sumut memiliki stok beras medium CBP sebanyak 22.445 ton, setara tujuh bulan penyaluran Bansos Rastra. Disasumsikan penyaluran Bansos Rastra hanya sampai dengan bulan April 2019," katanya.

Basirun menuturkan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) Beras Medium tahun 2019 tetap berjalan, sesuai dengan surat Kementerian Perdagangan (Kemendag) sampai dengan 31 Mei
2019.

"Sesuai dengan instruksi Kementerian Perdagangan terkait pelaksanaan Ketersediaan Pasokan dan
Stabilisasi Harga (KPSH) Beras Medium, sejak bulan Januari 2019 Perum BULOG Divre Sumut telah
menyalurkan beras untuk kebutuhan KPSH sebanyak 6.865 ton, atau 14 persen dari target KPSH per Maret
2019 yang direncanakan mencapai angka 49.139 ton," katanya.

Ia menjelaskan adapun target penyaluran KPSH untuk tahun 2019 adalah sebanyak 84 ribu ton. Dengan jumlah penyaluran yang telah terealisasi, maka sisa target penyaluran KPSH dari Maret sampai Desember 2019 adalah 77.135 ton.

Basirun mengatakan pergerakan harga beras masih bergerak di atas HET (Harga Eceran Tertinggi), sehingga pelaksanaan KPSH dianggap perlu untuk menjaga ketersediaan pasokan beras, khususnya medium dengan melibatkan Mitra Jual Distributor, Sinergi BUMN, Jaringan Sahabat RPK, dan Satgas Perum BULOG.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved