Bom Bunuh Diri Sibolga: Rumah Hancur Akibat Ledakan, Warga Terpaksa Menumpang Mandi

Sorot mata Fitriani Boru Manullang kelihatan nanar saat menatap puing-puing rumahnya. Nyaris hanya dindingnya yang tersisa.

Bom Bunuh Diri Sibolga: Rumah Hancur Akibat Ledakan, Warga Terpaksa Menumpang Mandi
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Kondisi rumah warga yang rusak akibat ledakan bom bunuh diri yang dilakukan Solimah istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga, Sumatra Utara, Sabtu (16//3/2019). Aksi bom bunuh diri yang dilakukan Solimah pada Rabu (13/3) dini hari upaya penangkapan oleh Densus 88 tersebut menyebabkan sedikitnya 151 rumah warga rusak berat, sedang dan ringan. 

TRIBUN-MEDAN.com-Sorot mata Fitriani Boru Manullang kelihatan nanar saat menatap puing-puing rumahnya. Nyaris hanya dindingnya yang tersisa. Atap, pintu-pintu, dan jendela, tak berbentuk lagi.

Kota Sibolga yang relatif tenang, seketika menyeruak jadi perhatian nasional setelah dua ledakan bom mengguncangnya tengah pekan lalu.

Bom pertama meledak di dekat kediaman Husain alias Abu Hamzah, di Jalan Cenderawasih, Gang Serumpun, Kelurahan Pancuran Rambu, Kecamatan Sibolga Sambas, ketika Densus 88 Anti Teror Mabes Polri akan meringkusnya, Selasa malam, 12 Maret 2019. Ledakan ini melukai seorang polisi dan seorang warga sipil.

Berselang beberapa jam, bom kembali meledak. Marnita Sari Hutahuruk alias Solimah, istri Abu Hamzah, melakukan bom bunuh diri bersama anaknya.

Pascaledakan ledakan bom kedua, polisi mengungsikan ratusan warga yang kediamannya berada pada radius jarak 100 meter dari rumah Abu Hamzah. Selain demi alasan keamanan, sebagian rumah di radius ini juga rusak, mulai tingkat ringan sampai parah. Termasuk rumah Fitriani.

"Ada yang rusaknya sedikit, ada yang hampir hancur sama sekali. Inilah rumah kami sekarang, hancur sudah. Atapnya hancur. tinggal dindingnya saja yang masih berdiri. Itupun enggak utuh lagi," katanya pada Tribun, Sabtu (16/3).

Anggota Brimob bersenjata berjaga di rumah warga yang rusak akibat ledakan bom bunuh diri yang dilakukan Solimah istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga, Sumatra Utara, Sabtu (16//3/2019). Aksi bom bunuh diri yang dilakukan Solimah pada Rabu (13/3) dini hari upaya penangkapan oleh Densus 88 tersebut menyebabkan sedikitnya 151 rumah warga rusak berat, sedang dan ringan.
Anggota Brimob bersenjata berjaga di rumah warga yang rusak akibat ledakan bom bunuh diri yang dilakukan Solimah istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga, Sumatra Utara, Sabtu (16//3/2019). Aksi bom bunuh diri yang dilakukan Solimah pada Rabu (13/3) dini hari upaya penangkapan oleh Densus 88 tersebut menyebabkan sedikitnya 151 rumah warga rusak berat, sedang dan ringan. (TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI)

Bersama keluarganya, Fitriani masih tinggal di tenda pengungsian. Mereka mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga. Sejumlah kerabat dan tetangga yang tidak kena dampak bom juga turut membantu.

"Kalau makanan dan minuman memang tidak berkekurangan. Ada saja bantuan. Pakaian juga kemarin itu sempat bawa. Karena sebelum ledakan yang kedua sudah diwanti-wanti untuk dievakuasi. Yang agak sulit itu mandi. Sekarang mandi menumpang-numpang lah di rumah keluarga, atau di rumah tetangga yang enggak rusak," ujarnya.

Sejak Jumat, 15 Maret, pihak Pemko Sibolga dan kepolisian memang telah mempersilakan warga yang rumahnya tidak rusak untuk kembali ke rumah masing-masing.

Melihat kondisi rumahnya, Fitriani memperkirakan, perlu puluhan juta rupiah untuk memperbaiki. Ia berharap ada perhatian dari pemerintah.

Kondisi rumah warga yang rusak akibat ledakan bom bunuh diri yang dilakukan Solimah istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga, Sumatra Utara, Sabtu (16//3/2019). Aksi bom bunuh diri yang dilakukan Solimah pada Rabu (13/3) dini hari upaya penangkapan oleh Densus 88 tersebut menyebabkan sedikitnya 151 rumah warga rusak berat, sedang dan ringan.
Kondisi rumah warga yang rusak akibat ledakan bom bunuh diri yang dilakukan Solimah istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga, Sumatra Utara, Sabtu (16//3/2019). Aksi bom bunuh diri yang dilakukan Solimah pada Rabu (13/3) dini hari upaya penangkapan oleh Densus 88 tersebut menyebabkan sedikitnya 151 rumah warga rusak berat, sedang dan ringan. (TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI)
Halaman
12
Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved