PRSI Sumut Pelatdakan Atlet Cabor Disiplin Polo Air, Loncat Indah, dan Renang Perairan Terbuka

Nama-nama atlet tiga cabor disiplin PRSI tersebut juga sudah dikirimkan ke KONI Sumut untuk disahkan mengikuti pemusatan latihan daerah

PRSI Sumut Pelatdakan Atlet Cabor Disiplin Polo Air, Loncat Indah, dan Renang Perairan Terbuka
TRIBUN MEDAN/Chandra Simarmata
Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov PRSI Sumut Yopie War (kemeja putih, tengah) bersama Komtek polo air M. Jufira (kaos biru) saat berfoto bersama tim polo air. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia Sumut telah melakukan seleksi terhadap atlet-atlet dari cabor disiplin loncat indah, polo air dan renang perairan terbuka untuk dipersiapkan menuju PraPON 2019 dan PON 2020.

Sekretaris umum (Sekum) PRSI Sumatera Utara, Yopie War, mengatakan nama-nama atlet tiga cabor disiplin PRSI tersebut juga sudah dikirimkan ke KONI Sumut untuk disahkan mengikuti pemusatan latihan daerah (pelatda).

Untuk disiplin polo air, kata Yopie pihaknya mengirimkan sebanyak 13 orang atlet putra beserta dua pelatih. Nama-nama mereka adalah Rizky Nanda dan Zefanya Saragih (Kiper).

Sostar Rinaldi, Dimas Adrianto, Yasir Putra, M Aji Siregar (Center & Center back), Erlangga Rinaldi, M Faris Pratama, Dwi Jitrada, Jimmy Adrian, Ricky Sitepu, Gio Nugraha, dan Fernanda Rafiyanto (posisi wing and drivers). Sedangkan nama dua orang pelatihnya adalah Hendra Jaya Putra (head coach) dan Ismayana Taufan (Asisten pelatih).

Kemudian untuk Atlet Loncat Indah ada 3 tiga orang yakni Chairinissa Adinda Putri, Wahyudi Sahputra, dan Angel Theresia. Sedangkan untuk Atlet Renang Perairan Terbuka (laut) ada 4 orang atlet yakni Resy dwi ananda, Erian Arief pratama, Safa amanda salsabilla, dan Dinda Syafira Putri.

"Sudah fix (dikirim ke KONI). Setelah kita kirim renang, ada beberapa hari kita juga kirim polo air, loncat indah, sama renang perairan terbuka. Untuk polo air 13 orang, untuk loncat indah 3 orang, renang perairan terbuka 4 orang," ujarnya kepada Tribun Medan, Minggu (17/3/2019).

Yopie juga menjelaskan, para atlet yang mengikuti pelatda tersebut akan dipersiapkan untuk bisa lolos PraPON 2019 dan bisa ikut PON Papua 2020. Dari seluruh atlet tersebut, kata Yopie, Paling muda berusia antara 15-16 tahun dan paling tua dikisaran umur 26-27.

"Kita sudah mulai latihan sebenarnya, cuma belum diporsir. Kita seharusnya mulai bulan tiga ini pemusatan latihan, tapi mungkin efektif latihan nanti awal bulan 4," ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Yopie, saat ini pihaknya juga masih sedang menunggu SK dari KONI Sumut untuk para atlet tersebut. Dengan keluarnya SK pelatda KONI untuk tiga cabor disiplin tersebut, menurut Yopie akan semakin menambah semangat para atlet untuk giat berlatih menuju PraPON.

"PraPON beda-beda. Renang sama loncat indah mulai 21-28 bulan 4 ini Kejurnas di Jakarta. Kalau untuk open water (renang perairan terbuka) sekitar bulan 9, kemudian yang untuk polo air bulan 12 PraPON nya," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved