Rumah Belajar Vlayesha Gandeng dr Boyke Berikan Edukasi Pendidikan Seks untuk Anak Sejak Dini

Acara ini kita laksanakan atas dasar keprihatinan banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap anak, intinya ketika korban itu anak, berarti anak tidak

Rumah Belajar Vlayesha Gandeng dr Boyke Berikan Edukasi Pendidikan Seks untuk Anak Sejak Dini
Tribun Medan/ Gita Tarigan
Peserta seminar Parenting dan Diklat Dasar Nasional dengan tema 'Menjaga Tubuhku, Pendampingan Sex Education untuk Anak Sejak dini', berfoto bersama para narasumber Dokter Boyke, Ribu Handayani dan Sesi Barus. 

TRIBUN-MEDAN.com-Hingga saat ini, masih banyak orangtua yang merasa tabu untuk memberikan Sex Education atau pengetahuan seksual kepada anak, sehingga, tidak jarang kita lihat banyak anak yang diam ketika ia mengalami pelecehan seksual atau bahkan ia mencaritau melalui internet dan terjerumus pada hal yang tidak baik.

Menanggapi fenomena tersebut, Rumah Belajar Vlayesha bekerja sama dengan Gantari, Rihand, dan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara mengadakan Seminar Parenting dan Diklat Dasar Nasional dengan tema Menjaga Tubuhku, Pendampingan Sex Education untuk Anak Sejak dini.

"Acara ini kita laksanakan atas dasar keprihatinan banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap anak, intinya ketika korban itu anak, berarti anak tidak bisa melindungi diri, atau dia tidak paham menganggap hal tersebut biasa, sehingga ini penting jadi perhatian kita, bagaimana caranya anak itu paham dan bisa melindungi dirinya dengan pendampingan bekal yang diberikan orang sekitar," ujar Founder Rumah Belajar Vlayesha, Desi Barus, Minggu, (17/3/2019).

Ia mengatakan, seluruh elemen wajib memberikan edukasi dan dukungan terhadap pengetahuan sex terhadap anak.

"Kita libatkan semua elemen disini, jadi tidak hanya tugas guru memberi sex education, melainkan peran orangtua sangat penting, sehingga kita panggil dr Boyke Seksolog Indonesia untuk menambah pengetahuan peserta," ujarnya.

Selain menghadirkan dr Boyke, seminar ini juga menghadirkan dua pembicara lainnya yakni Rini Handayani Konselor anak dan orangtua, serta Sesi Barus sendiri selaku Praktisi Pendidikan anak.

Mahfud MD Jelaskan Mengapa Dirinya Yakin Romy Tidak Dijebak KPK: Romy Itu Dijejak

Ratawali Cafe Miliki Menu Andalan Wine Coffee, Sajikan Kopi Berkualitas dari Kebun Sendiri

Jokowi Dibuat Kekeh karena Jawaban Anak SMP yang Doakan Dirinya Menang di Pilpres 2019, VIDEO VIRAL

"Ada 3 topik yang disampaikan, pertama kita harus tau seperti apa pendidikan nasional yang sedang berlaku dan dijalankan, setelah itu aplikasinya bagaimana, itu tugasnya Mbak Rini bagaimana menyampaikan cara menyampaikan sex education pada anak, karena ini pendidikan yang meliputi tubuh, maka dr Boyke yang akan menyampaikan materi tersebut," tutur Desi.

Seminar yang dilaksanakan di Le Polonial Hotel and Convention Jalan Jenderal Sudirman No.14-18, Madras Hulu, Medan Polonia ini terbuka untuk umum.

"Ini kita publis untuk masyarakat Sumatera Utara, dan ada beberapa dari daerah karena kita ingin pengetahuan ini tersebar merata," ujarnya.

Banjir Bandang Sentani, Korban Tewas Bertambah Jadi 50 Orang, 59 Luka-luka

Pelatih Liverpool Juergen Klopp Selow walau Fans Klub Inggris Lebih Ingin Manchester City Juara

Menikah di Selandia Baru saat Peristiwa Penembakan, Femmy Permatasari Batal Bulan Madu

Bagi Rini, informasi ini sangat penting disebarluaskan guna memberi pemahaman kepada seluruh elemen masyarakat, bahwa sex education itu tidak harus ditunggu dari sekolah melainkan sudah dimulai sejak dini kepada anak.

Halaman
12
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved