Imigrasi Polonia Batasi Jam Malam 436 Imigran, Ini Kata Kanwil Kemenkumham Sumut

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia menggelar Rapat Tim Pengawas Orang Asing (Pora) di Kota Medan

Imigrasi Polonia Batasi Jam Malam 436 Imigran, Ini Kata Kanwil Kemenkumham Sumut
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sumut, Icon Siregar 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia menggelar Rapat Tim Pengawas Orang Asing (Pora) di Kota Medan bersama Kecamatan, Kepolisian, TNI, Jaksa dan BIN di Hotel Danau Toba, Medan, Selasa (19/3/2019).

Informasi yang dihimpun Tribun, hingga Maret 2019 terdapat 436 imigran dengan rincian Izin Tinggal Tetap (ITAP) sebanyak 39, Izin Tinggal Terbatas (ITAS) sebanyak 344 dan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) 54 warga.

Dimana seluruhnya tinggal di 9 wilayah Hukum Kantor Imigrasi Polonia yaitu yang tersebar di Medan Selayang, Maimun, Polonia, Amplas, Medan Baru, Tuntungan, Johor dan Lanud Soewondo.

Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sumut, Icon Siregar menyebutkan bahwa menyebutkan rapat koordinasi Tim Poranini berguna untuk bersinergi menangani penegakan keimigrasian.

"Target kinerja kita di 2019, salah satunya pengawasan orang asing dengan penguatan penegakan hukum Keimigrasian. Dengan adanya wadah Tim pora ini kita tentunya diharapkan membangun komunikasi, informasi lintas instansi antara pemerintah kota, Kepolisian, TNI, BIN, Kejaksaan dan Disdukcapil," jelasnya.

Hal ini berguna untuk terkoordinasinya penanganan terhadap para imigran yang berada di wilayah hukum Imigrasi Polonia.

"Nanti apabila ada informasi tentang keberadaan orang asing, tentunya di wilayah hukum Kantor Imigrasi Polonia baik dari instansi mana, maupun masyarakat ada terkait isu mengenai warga negara asing maka tim pora akan bergerak, bila ditemukan pelanggaran, penegakan hukumnya nanti dilakukan misalnya mengenai tenaga kerja kiata akan serahkan ke Disnaker," tegasnya.

"Misalnya melakukan tindak pidana umum kita serahkan ke kepoliisan, melakukan pelanggaran izin tinggal keimigrasian. Tentu hasil ini harus transparan untuk diketahui Tim Pora ini seperti apa nanti keputusannya," tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu keberhasilan peran masyarakat dalam Tim Pora ini adalah dengan ditemukannya baru-baru ini 396 warga Bangladesh di Ruko di Medan pada Februari 2019 lalu.

"Masyarakat juga harus proaktif dalam memberikan informasi kepada Tim Pora tentang keberadaan orang asing. Itu salah satunya contoh baru baru ini, ditemukannya warga Bangladesh berkat masyarakat yang memberikan info bahwasanya ada di ruko berkumpul orang asing dan diselesaikan dengan penegakan hukum yang baik," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved