Wakil Dubes Inggris Kunjungi USU, Bertemu dengan Dua Peneliti Asal USU

Wakil Duta Besar (Dubes) Inggris dan Timor Leste, Rob Fenn mengunjungi Kota Medan selama dua hari

Wakil Dubes Inggris Kunjungi USU, Bertemu dengan Dua Peneliti Asal USU
TRIBUN MEDAN/AYU PRASANDI
Wakil Duta Besar (Dubes) Inggris dan Timor Leste, Rob Fenn saat bertemu dengan salah satu peneliti di salah satu lembaga penelitian. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Wakil Duta Besar (Dubes) Inggris dan Timor Leste, Rob Fenn mengunjungi Kota Medan selama dua hari yaitu 20 dan 21 Maret 2019.

Di hari pertama, Robb Fenn mengunjungi Universitas Sumatera Utara (USU) untuk bertemu dengan dua peneliti Indonesia yang berkolaborasi dengan para peneliti Inggris dalam skema kerjasama Newton Fund.

Kedua peneliti tersebut adalah Dr Irda Safni yang mengerjakan riset peningkatan produksi padi di bawah kemitraan Kemenristekdikti dan British Council dan Dr Muhammad Basyuni yang mengerjakan riset ekosistem hutan bakau di bawah kemitraan DIPI/LPDP dan UK Research and Innovation.

Penelitian hutan bakau di Sumatera Utara yang dilakukan oleh Dr Mohammad Basyuni dari USU dan Dr Peter Bunting dari Aberystwyth University mendapatkan dana riset sebesar Rp 11,5 miliar.

“Newton Fund adalah dana bantuan pemerintah Inggris untuk kemitraan UK-Indonesia Science and Technology Partnership, yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam perekonomian dan sosial,” jelas Robb, Rabu (21/3/2019).

Ia menuturkan, melalui kerjasama Newton Fund tersebut, Inggris bekerjasama dengan beberapa lembaga pendanaan riset seperti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Dengan potensi yang gemilang dari Sumatera Utara, banyak kesempatan dapat kita gali untuk kerjasama yang lebih erat. Melalui kerjasama di bidang riset, saya berharap Inggris dapat membangun lebih banyak kolaborasi dengan Sumatera Utara,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, dan berkontribusi untuk pembangungan ekonomi dan kemakmuran masyarakatnya. Inggris menanam investasi di Indonesia sebesar Rp 1,7 triliun untuk mendukung iklim bisnis dan mengembangkan teknologi digital.

“Melalui program second cities, kami ingin memastikan bahwa dampak dari dukungan yang kami berikan dapat juga dirasakan oleh wilayah-wilayah di luar Jakarta,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerjasama pemerintah Inggris dan pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Rob Fenn juga dijadwalkan bertemu dengan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah untuk berdiskusi aspek-aspek kerjasama di bidang pendidikan, investasi, teknologi dan lingkungan.

(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved