Pegadaian Berikan Kemudahan Masyarakat Untuk Menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci

PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan melalui program Arrum Haji memberikan kemudahan bagi masyarakat

Pegadaian Berikan Kemudahan Masyarakat Untuk Menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ KAHFI
Suasana acara PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, dalam Seminar Arrum Haji di Istana Koki Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan melalui program Arrum Haji memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, Mekkah.

Kini, hanya dengan mendaftarkan diri beserta jaminan emas seberat 3 gram lebih, nasabah sudah mendapatkan porsi haji.

"Hanya dengan jaminan emas 3 gram lebih, nasabah telah mendapatkan porsi haji," kata Vice Presiden PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Suhadi dalam Seminar Arrum Haji di Istana Koki Medan, Kamis (21/3/2019).

Menurut Suhadi, minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji ke Baitullah sangat besar.

Peluang tersebut diambil PT Pegadaian (Persero) dengan menghadirkan program Arrum Haji, yang mempermudah masyarakat memperoleh porsi haji.

Sebelumnya, untuk mendaftar Arrum Haji, nasabah harus menjaminkan sekitar 15 gram emas baru memperoleh porsi haji yang disediakan Pegadaian.

"Tapi sekarang lebih mudah dan ringan. Hanya dengan 3 gram lebih emas logam mulia, kini calon haji sudah dapat porsinya," tutur Suhadi.

Suhadi menambahkan, hadirnya program Arrum Haji untuk mempermudah nasabah yang menginginkan pergi ke Tanah Suci untuk beribadah.

"Arrum Haji adalah solusinya untuk memudahkan masyarakat untuk pergi berhaji ke Mekkah," ujarnya.

Suhadi juga menyampaikan, per tanggal 1 April, PT Pegadaian (Persero) genap berusia 118 tahun.

"PT Pegadaian (Persero) mengucapkan terimakasih atas loyalitas masyarakat yang tetap setia dengan Pegadaian," urainya.

Sementara itu, Ustaz Akhmad Taufik Lubis dihadapan ratusan peserta Seminar Arrum Haji menyampaikan, haji merupakan bagian dari rukun Islam.

"Rukun Islam ada 5. Dan haji merupakan penutup rukun Islam, sebagai penyempurnaan keislaman," katanya.

Ustaz Taufik Lubis menyebutkan, program Arrum Haji adalah solusi untuk mewujudkan cita-cita masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji.

"Arrum Haji dinilai tak bertentangan dengan syariah Islam. Karena yang mengelola program tersebut adalah Pegadaian Syariah," pungkas Ustaz Taufik. (mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved