Galeri One Village One Product (OVOP), Wadah Pemasaran Produk UMKM Masyarakat di Asahan

Taufan Zainal Abidin mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk unggulan yang dihasilkan UMKM.

Galeri One Village One Product (OVOP), Wadah Pemasaran Produk UMKM Masyarakat di Asahan
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Suasana Galeri One Village One Product (OVOP) yang digelar Pemkab Asahan dalam rangka hari jadi Kabupaten Asahan yang ke-73 pada 15 Maret 2019 lalu. Kegiatan Galeri OVOP ini akan berlangsung pada 22-24 Maret 2019 di Alun-alun Kota Kisaran dengan menampilkan 25 stan kecamatan. 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Asahan yang ke-73 pada 15 Maret 2019 lalu, Pemkab Asahan menggelar One Village One Product (OVOP) di Alun-alun Kota Kisaran.

Kegiatan tersebut berlangsung mulai 22-24 Maret 2019 dengan menampilkan berbagai kerajinan atau pun produk UMKM yang ada di 25 kecamatan, Kabupaten Asahan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Asahan, Taufan Zainal Abidin mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk unggulan yang dihasilkan oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat kepada khalayak luas.

"Hasil produk yang dihasilkan masyarakat di kecamatan-kecamatan akan diinventarisir. Sehingga bila ada wisatawan yang berkunjung ke wilayah kita menjadi tahu oleh-oleh khas Kabupaten Asahan," kata Taufik disela-sela kegiatan OVOP di Alun-alun Kota Kisaran, Jumat (22/3/2019).

Selain itu, galeri OVOP ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya mereka yang berkecimpung di dunia home industry.

Galeri OVOP ini juga bisa sebagai wadah informasi bagi masyarakat di Asahan untuk mengetahui produk-produk yang dihasilkan di masing-masing kecamatan.

"Kenapa ditempatkan di Alun-alun, agar saling berkaitan dengan berbagai jenis wisata, seperti sambil berwisata religi di Masjid Agung, masyarakat juga bisa datang kemari untuk melihat-lihat karena lokasi berdekatan. Begitu juga mereka yang biasa berolahraga di Alun-alun, pasti ingin tahu soal kegiatan yang sedang berlangsung ini," ucapnya.

Ia pun berharap kegiatan galeri OVOP ini dapat menjadi agenda tahunan. Tentunya terlebih dahulu melakukan kajian terlebih dahulu setelah kegiatan tersebut selesai dilaksanakan.

"Akan kami evaluasi dulu, bagaimana tanggapan masyarakat, seperti apa hasil penjualan di stan-stan. Bila semua berjalan baik, pasti akan kami usulkan ke bapak Bupati untuk melaksanakan kegiatan ini setiap tahun," sebutnya.

Pemkab Asahan pun tak menutup kemungkinan membantu memasarkan dan mengemas produk yang dihasilkan oleh para pengrajin UMKM yang diminati banyak masyarakat.

Apalagi saat ini Pemkab Asagan tengah membangun rest area yang berada di hutan kota dengan beberapa fasilitas diantaranya berupa kios-kios. Lokasi ini yang akan dimanfaatkan sebagai tempat untuk mempromosikan produk-produk tersebut.

"Hasil-hasil produk ini yang akan kita tempatkan di rest area tersebut," ujar Taufik.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved