Fintech Cicil, Melayani Cicilan Barang Kebutuhan Kuliah dan Cicilan Uang Kuliah

Cicil merupakan perusahaan fintech yang fokus menyalurkan pinjaman untuk pembayaran uang sekolah.

Fintech Cicil, Melayani Cicilan Barang Kebutuhan Kuliah dan Cicilan Uang Kuliah
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Head of marketing Cicil, Head of marketing Cicil, Yuppie Wietanto (tiga dari kiri) bersama tim, Cicil tetap memegang teguh prinsip untuk membantu mahasiswa dan bukan dengan tujuan mendorong pengguna untuk menjadi konsumtif. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-
Perkembangan Fintech (Financial Technology) di Indonesia semakin pesat, terbukti dengan munculnya banyak perusahaan startup berbasis fintech beberapa tahun terakhir ini.

Fintech bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses produk-produk keuangan, mempermudah transaksi dan juga meningkatkan literasi keuangan. 

Head of marketing Cicil, Yuppie Wietanto mengatakan perkembangan fintech saat ini sangat pesat. Namun, sangat disayangkan karena masih banyak pengguna yang menyalagunakan kemudahan fintech.

"Di platform lain yang memberikan pinjaman uang sayangnya masih banyak pengguna yang menyalahgunakan  kemudahan yang diberikan oleh
fintech dengan meminjam uang di berbagai fintech tanpa memperhatikan kemampuan pembayaran mereka (pengguna)," ujar Yuppie, Minggu (24/3/2019).

Cicil merupakan perusahaan fintech yang fokus menyalurkan pinjaman untuk pembayaran uang sekolah dan pembelian kebutuhan sekolah secara online. Untuk mendapat pendanaan ini, pelajar atau mahasiswa bisa mecicil uang sekolah atau kuliahnya secara bulanan tanpa kartu kredit.

Yuppie mengatakan lebih dari separuh penduduk Indonesia tidak memiliki rekening bank (unbanked). Namun, sekitar 70 persen dari populasi yang unbanked ini memiliki ponsel, yang
memungkinkan fintech seperti Cicil untuk terus berkembang.

Ia menjelaskan hingga saat ini Cicil tetap memegang teguh prinsip untuk membantu mahasiswa dan bukan dengan tujuan mendorong pengguna untuk menjadi konsumtif.

"Cicil tidak pernah memberikan bantuan berupa uang tunai, tapi Cicil akan membantu membelikan secara langsung kepada merchant yang dipilih atau ke pihak kampus karena Cicil tidak mau disalahgunakan," ucapnya.

Cicil menyediakan dua layanan yaitu cicilan barang kebutuhan kuliah dan cicilan uang kuliah. Mahasiswa bisa mencari produk dari ecommerce lalu mengajukan pembelian.

"Cicil akan review profile pengguna, mulai dari apakah benar mahasiswa aktif dan credit socring lainnya. Jika diapprove mereka (pengguna) harus tandatangani perjanjian dan pembayaran DP (Downpayment) lalu mereka akan bayar cicilan tiap bulan,"kata Yuppie.

Ia mengatakan untuk cicilan uang kuliah maka mahasiswa harus memberikan bukti tagihan uang semester. Para pengguna mengajukan pinjaman dana ke Cicil, jika diapprove pengguna harus membayar DP dan Cicil akan membayarkan langsung ke pihak kampus.

"Fintech yang baru harus mendaftar ke OJK agar tidak menjadi fintech ilegal, dan mengikuti regulasi yang ada. Untuk membuat citra fintech tetap baik, mohon lakukan penagihan dengan cara yang baik dan tidak menyalahgunakan data pengguna,"ucapnya.

(nat/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved