Kafe Kaleng, Tempat Pecinta Barang Kuno Bersantai Ditemani Teh Rosela Hingga Kopi Toraja

santai sejenak dari kemelut seharian, datanglah ke kafe kaleng dan anda akan menemukan masa lalu disana.

Kafe Kaleng, Tempat Pecinta Barang Kuno Bersantai Ditemani Teh Rosela Hingga Kopi Toraja
Istimewa
Seperti Kembali kemasa lalu, Kafe Kaleng hadirkan suasana yang santai dan menyenangkan 

TRIBUN-MEDAN.com - Jika anda ingin mengingat masa kecil atau merindukan suasana menyenangkan, bercengkrama dengan orang-orang, atau sekadar ingin menyendiri, santai sejenak dari kemelut seharian, datanglah ke kafe kaleng dan anda akan menemukan masa lalu disana. 

Tempat ini tidak menjanjikan makanan yang lezat, WIFI super lancar, atau serfice dengan standar yang tinggi. Tapi tempat ini akan memberikan kenyamanan, kesejukan, serta suasana yang dapat merehatkan pikiran dan tubuh anda.

Selain kenyamanan dan suasana yang hangat, mata anda akan dimanjakan dengan berbagai barang-barang unik yang berumur puluhan tahun, layaknya bersantai di museum terdapat berbagai koleksi unik yang menghiasi dinding kafe. 

“Disini nggak ada barang muda, tua semua, rata-rata prodak tahun 50 atau 60-an, ada beberapa lukisan, perkakas masak tempo dulu, mesin tik, Guci kuno, komputer, jam dinding, alat musik, Telephone, radio, jam weaker, termos, lampu teplok, bahkan ada gosokan listrik pertama, juga masih banyak lagi, yang jelas barang-barang ini sedikit banyak menceritakan masa lalu banyak orang secara umum,” ujar Pemilik Kafe Kaleng, Beng Handoko Minggu, (24/3).

Pemilik Kafe Kaleng, Beng Handoko bercerita awal mulanya ia membuat kafe kaleng Karena kencintaannya mengoleksi barang-barang kuno. 

Seperti Kembali kemasa lalu, Kafe Kaleng hadirkan suasana yang santai dan menyenangkan
Seperti Kembali kemasa lalu, Kafe Kaleng hadirkan suasana yang santai dan menyenangkan (TRIBUN MEDAN/GITA TARIGAN)

“Saya dulu suka mobil tua dan ini dulunya garasi tempat mobil tua, seiring berjalannya waktu, tempat ini saya ubah menjadi kafe, dan namanya Kafe kaleng karena barang-barang jadul itukan identik dengan kaleng, seperti cangkir, piring dan lainnya, sedangkan kalau sekarangkan lebih banyak dari plastic, jadi biar gampang diingat, dibuatlah namanya kafe kaleng,” ujarnya

Kafe yang sudah ada sejak Maret 2015, ini terdiri dari dua lantai, dan berada diluar ruangan, meski berada di outdor, kafe ini sama sekali tidak pengap karena tidak berada di pinggir jalan, serta didalam kafe ini sengaja ditanam bamboo menambah sejuk dan suasana tenang, angina yang sepoi-sepoi akan membawa anda kemasa lalu dan ingin berlama-lama ditempat ini. 

“Konsepnya outdor, ada dua lantai, dan kita buka mulai pukul 3 sore hingga malam hari,” ujarnya

Teralu banyak hal unik di kafe ini, beberapa diantaranya yaitu meja yang digunakan adalah mesin jait kuno, serta dinding kafe dipenuhi oleh daun yang menjalar diantara pajangan yang melekat didinding,  memberikan kesan yang alami dan unik. 

“Yang paling membuat kita berbeda dengan tempat lain, kita mempersilahkan pelanggan membawa makanan dari luar, karena kita tidak menjual makanan, kita menjual minuman dan suasana,” ujarnya

Halaman
12
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved