Laporannya Berhasil Diungkap, Keluarga Korban Persekusi Ini Bawa Spanduk Sampaikan Terima Kasih

Kami sebagai orang tua mengucapkan terima kasih kepada Polres Asahan yang dipimpin bapak Faisal atas penyelesaian kasus yang menimpa anak kami.

Laporannya Berhasil Diungkap, Keluarga Korban Persekusi Ini Bawa Spanduk Sampaikan Terima Kasih
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu (tengah) berfoto bersama keluarga korban persekusi yang kasusnya berhasil diungkap, di Mapolres Asahan, Jalan Lintas Sumatera, Kisaran pada Senin (25/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Keluarga korban persekusi, Indah Sari warga Desa Bagan Asahan, Kecamatan Tanjung Balai, Asahan pada Senin (25/3/2019) siang mendatangi Mapolres Asahan yang berada di Jalan Lintas Sumatera, Kisaran.

Kedatangan Indah Sari bersama orang tua dan keluarganya untuk mengucapkan rasa terima kasih atas terungkapnya kasus persekusi yang dilakukan tersangka Mayang Doli Hasibuan (29) warga Dusun IV, Desa Bagan Asahan Induk, Kecamatan Tanjung Balai, Asahan, setelah membuat laporan ke polisi.

"Kami sebagai orang tua mengucapkan terima kasih kepada Polres Asahan yang dipimpin bapak Faisal atas penyelesaian kasus yang menimpa anak kami," kata Ayah Korban, Iwan Dalimunthe, Senin.

Indah Sari menjelaskan, kasus persekusi yang menimpa dirinya berawal ketika ia dijemput dari rumahnya oleh rekan tersangka.

Korban diminta untuk menuju Puskesmas Bagan Asahan Induk, Jalan Ampera Dusun I, Desa Bagan Asahan Pekan, Kecamatan Tanjung Balai, Asahan.

"Sampai disana sempat nunggu sebentar, tiba-tiba Mayang datang langsung tampar pipi saya dan rambut dijambak. Kejadian itu direkam temannya," sebut Indah.

Menurut Indah, persekusi yang dilakukan tersangka terhadap korban atas tuduhan perselingkuhan dengan suami Mayang yang sama sekali tidak diketahuinya.

"Setelah dianiaya itu saya sempat nggak sadar kan diri. Si Mayang ditangkap seminggu lalu," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu mengaku sama sekali tak pernah menyangka atas kunjungan keluarga korban yang sekadar mengucapkan rasa terima kasih kepada jajarannya.

"Saya tak nyangka atas sambutan dari masyarakat. Sebab sudah menjadi tugas kami untuk mengungkap kasus kejahatan. Program kami, polisi bukan hanya sebagai pelayan, tapi sahabat," ujar Faisal.

Memposisikan diri sebagai sahabat, Faisal pun menyarankan kepada masyarakat agar tidak ragu mendatangi kantor polisi bila ingin berkonsultasi.

Sebab, selama ini masyarakat yang mendatangi kantor polisi, setelah mendapat suatu permasalahan.

"Jangan hanya datang pas ada masalah. Tapi kalau mau konsultasi atau menanyakan kebenaran soal kemunculan suatu berita, silakan datang. Apalagi kami juga butuh masukkan dan saran. Kalau kami ada kesalahan silakan sampaikan," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved