Melawan saat Ditangkap, Polisi Tembak Dua Kaki Pembunuh Nek Misniati

Andi merupakan tersangka pembunuhan terhadap Misniati (70) yang merupakan tetangga pelaku.

Melawan saat Ditangkap, Polisi Tembak Dua Kaki Pembunuh Nek Misniati
TRIBUN MEDAN/HO
Kapolres Batubara, AKBP Robin Simatupang beserta jajaran menunjukkan sejumlah barang bukti beserta tersangka Andi Nova terkait kasus pembunuhan terhadap Misniati di Mapolres Batubara, Senin (25/3/2019). Dalam kesempatan ini, Robin juga menunjukkan seorang penadah bernama Syaiful. 

TRIBUN-MEDAN.com, LIMAPULUH - Petugas Sat Reskrim Polres Batubara terpaksa mengarahkan tembakan ke kaki Andi Nova alia Andi (29) warga Dusun VI Desa Sumber Padi Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara karena melakulan perlawanan ketika hendak ditangkap.

Andi merupakan tersangka pembunuhan terhadap Misniati (70) yang merupakan tetangga pelaku.

Korban diketahui merupakan pengusaha peralatan pesta dan bidan pengantin.

Kapolres Batubara, AKBP Robin Simatupang menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan berselang empat hari pasca-kejahatan sadis yang dibuat oleh pelaku. Ia diringkus saat berada di Desa Siparepare, Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara, Jumat (23/3/2019) sekitar pukul 04.30 WIB.

"Saat hendak ditangkap, tersangka diketahui sedang berada di salah satu kos-kosan bersama teman wanitanya yang berprofesi sebagai biduan keyboard. Tersangka melakukan perlawanan, membuat petugas memberikan tindakan tegas terukur," kata Robin, di Mapolres Batubara, Senin (25/3/2019).

Robin mengungkapkan, awalnya tersangka hanya ingin melakukan pencurian terhadap harta benda korban, karena pada Senin (18/3/2019) sekitar pukul 08.00 WIB, setelah didatangi kolektor untuk menagih angsuran sepeda motor.

Diduga terdesak, tersangka pun berencana melakukan pencurian di rumah korban. Apalagi, berdasarkan pengakuan tersangka, sebelumnya dirinya telah lima kali berhasil melakukan pencurian di rumah Misniati.

Hanya saja, saat hendak melakukan aksinya kembali pada Senin siang, keberadaan tersangka dipergoki oleh korban, sehingga timbul niat untuk menghabisi nyawa Misniati, agar tidak menjadi bulan-bulanan warga.

"Dari keterangan tersangka, ia nekat membunuh dengan menggunakan kayu, karena terpergok oleh korban setelah berhasil masuk ke dalam rumah korban," sebutnya.

Tersangka pun kemudian menyeret tubuh korban ke gudang penyimpanan peralatan pesta. Tersangka pun lantas melucuti anting-anting, ponsel dan dompet milik korban.

Halaman
12
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved