FOTO-FOTO Sumut Lepas Ekspor Biji Kopi Senilai Rp4,9 Triliun

Sumatra Utara ekspor kopi sebesar 65.347,10 ton atau senilai Rp4,901 triliun

FOTO-FOTO Sumut Lepas Ekspor Biji Kopi Senilai Rp4,9 Triliun - sumut-ekspor-kopi.jpg
TRIBUN MEDAN
Sejumlah pekerja menyortir biji kopi untuk siap ekspor di PT Sari Makmur Tunggal Mandiri, Deliserdang, Sumatra Utara, Selasa (26/3/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
FOTO-FOTO Sumut Lepas Ekspor Biji Kopi Senilai Rp4,9 Triliun - sumut-ekspor-kopi-1.jpg
TRIBUN MEDAN
Sejumlah pekerja menyortir biji kopi untuk siap ekspor di PT Sari Makmur Tunggal Mandiri, Deliserdang, Sumatra Utara, Selasa (26/3/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
FOTO-FOTO Sumut Lepas Ekspor Biji Kopi Senilai Rp4,9 Triliun - sumut-ekspor-kopi-2.jpg
TRIBUN MEDAN
Sejumlah pekerja menyortir biji kopi untuk siap ekspor di PT Sari Makmur Tunggal Mandiri, Deliserdang, Sumatra Utara, Selasa (26/3/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
FOTO-FOTO Sumut Lepas Ekspor Biji Kopi Senilai Rp4,9 Triliun - sumut-ekspor-kopi-3.jpg
TRIBUN MEDAN
Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah (kanan) bersama Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil (kiri) menggunting pita saat melepas ekspor kopi di PT Sari Makmur Tunggal Mandiri, Deliserdang, Sumatra Utara, Selasa (26/3/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
FOTO-FOTO Sumut Lepas Ekspor Biji Kopi Senilai Rp4,9 Triliun - sumut-ekspor-kopi-4.jpg
TRIBUN MEDAN
Sejumlah pekerja menyortir biji kopi untuk siap ekspor di PT Sari Makmur Tunggal Mandiri, Deliserdang, Sumatra Utara, Selasa (26/3/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah melepas ekspor kopi sebesar 65.347,10 ton atau senilai Rp4,901 triliun di PT Sari Makmur Tunggal Mandiri, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara, Selasa (26/3/2019).

Puluhan ribu ton kopi itu dikirim ke 40 negara yang didominasi oleh Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Belgia, Kanada, Singapura, Inggris, Yordania, Taiwan, dan Australia.

Ijeck mengungkapkan daerah penghasil kopi utama di Sumut yaitu kabupaten meliputi Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan (Humbahas), Dairi, Karo, Toba Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal.

Pelepasan ekspor ini adalah kegiatan kedua di Provinsi Sumatera Utara tahun 2019. Pelepasan pertama dilaksanakan terhadap komoditas kubis tujuan Malaysia yang merupakan produk unggulan holtikultura, ujarnya.

"Kami pastikan kopi biji ini telah memiliki Phytosanitary Certificate (PC), artinya sudah bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) dan memenuhi persyaratan standar SPS Internasional sehingga tidak ada resiko ditolak oleh negara tujuan ekspor" ujar Ali Jamil Kepala Badan Karantina Pertanian saat menyerahkan PC kepada PT. Sari Makmur Tunggal Mandiri. (sky/tribun-medan.com)

Penulis: Risky Cahyadi
Editor: Risky Cahyadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved