Meriahkan PRSU, Pemkab Deliserdang Gelar Malam Pesona Budaya

Penampilan tarian multi etnis Malam Pesona Budaya Deliserdang meriahkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-48 tahun 2019

Meriahkan PRSU, Pemkab Deliserdang Gelar Malam Pesona Budaya
TRIBUN MEDAN/HO
Penampilan tarian multi etnis Malam Pesona Budaya Deliserdang meriahkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-48 tahun 2019 di Open Stage Kompleks Tapian Daya Jalan Jend Gatot Subroto Kota Medan, Minggu (24/3/2019) malam. 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Penampilan tarian multi etnis Malam Pesona Budaya Deliserdang meriahkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-48 tahun 2019 di Open Stage Kompleks Tapian Daya Jalan Jend Gatot Subroto Kota Medan, Minggu (24/3/2019) malam.

Malam Pesona Budaya Deliserdang yang menampilkan tarian tradisi murni dan kreasi baru multi etnis yang bertemakan “Bersatu dalam Kebhinekaan” di mana kemeriahan acara ini di dukung seni kontemporer kolaborasi 16 Sanggar di Kabupaten Deliserdang dirangkai acara kuis berhadiah sepeda gunung, sepeda mini dan hadiah hiburan lainnya membuat riuhnya tepuk tangan ribuan pengunjung yang tidak beranjak dari tempat duduk hingga penampilan usai.

Penampilan tarian multi etnis Malam Pesona Budaya Deliserdang meriahkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-48 tahun 2019 di Open Stage Kompleks Tapian Daya Jalan Jend Gatot Subroto Kota Medan, Minggu (24/3/2019) malam.
Penampilan tarian multi etnis Malam Pesona Budaya Deliserdang meriahkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-48 tahun 2019 di Open Stage Kompleks Tapian Daya Jalan Jend Gatot Subroto Kota Medan, Minggu (24/3/2019) malam. (TRIBUN MEDAN/HO)

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan yang hadir bersama Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari Tambunan, Asisten III H Jentralin Purba, para Staf Ahli Bupati, Kadis Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata H Faisal Arif Nasution Msi, Kabag Perekonomian Putra Jaya Manalu MM, Wakil Bupati terpilih HM Ali Yusuf Siregar dan Pimpinan OPD lainnya, para Camat, praktisi seni dan tokoh budaya pada acara malam pesona ini mengatakan, dengan tema“ Bersatu dalam Kebhinekaan“ adalah untuk  mengupayakan agar kita dapat bersama–sama melestarikan warisan para leluhur kita.

Sedangkan tampilan Pesona Budaya Deliserdang lewat tarian multi etnis ini adalah untuk mengangkat kearifan lokal kita diantaranya seni pertujunkan Adat Melayu, Toba dan Jawa, syair, hadrah dan seni rupa.

Setelah menyaksikan pagelaran ini, kita berharap dapat menggugah semangat seluruh masyarakat khususnya para generasi muda untuk mengenal dan mencintai budayanya sendiri.

Penampilan tarian multi etnis Malam Pesona Budaya Deliserdang meriahkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-48 tahun 2019 di Open Stage Kompleks Tapian Daya Jalan Jend Gatot Subroto Kota Medan, Minggu (24/3/2019) malam.
Penampilan tarian multi etnis Malam Pesona Budaya Deliserdang meriahkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-48 tahun 2019 di Open Stage Kompleks Tapian Daya Jalan Jend Gatot Subroto Kota Medan, Minggu (24/3/2019) malam. (TRIBUN MEDAN/HO)

Hal ini sangat penting, mengingat di zaman sekarang ini, di mana arus globalisasi dan budaya barat terus menggerus budaya daerah. Yang tentunya secara tidak langsung, hal tersebut akan berdampak dan mempengaruhi karakter budaya bangsa kita.

"Sudah sepantasnyalah kita mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para seniman, budayawan, penggiat dan pemerhati seni Kabupaten Deliserdang yang telah bersusah payah mempersiapkan pagelaran ini. Mulai dari berlatih sampai pada penampilannya malam ini, seluruh isi dan rangkaian pagelaran malam pesona Deliserdang yang ditampilkan pada malam hari ini adalah milik dan kebudayaan kita bersama. Mari kita pertahankan, lestarikan sehingga kedepan menjadi icon dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Deliserdang,” ujar H Ashari Tambunan”.

Kadis Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata H Faisal Arif Nasution MSi dalam laporannya mengatakan ,acara malam pesona ini merupakan persembahan  yang dikemas melalui seni kontemporer yang meliputi tari, musik, vocal, rupa, drama dan sastra yang disajikan secara kolaborasi 16 sanggar di Kabupaten Deliserdang yaitu Lembaga Kesenian Tamora 88, Sanggar Tari Cipta Pesona, Gatrasindo, Tuah Deli, Sanggar Seni Cahaya Permata, Cadika, Pusaka Serumpun, Tirta Deli, Tetas,Melati, Sanggar Siswo Langgeng Budoyo, Sanggar Hang Tuah, Sanggar Serampang Laut, Fosad (Forum Sastrawan Daerah) Kab. Deliserdang, lingkaran dan Mardi Lestari.

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved