Advertorial

Poltekpar Medan Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1

Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1 untuk melakukan sertifikasi

Poltekpar Medan Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1
TRIBUN MEDAN/AYU PRASANDI
Workplace assestment untuk mendidik 19 calon asesor baru di Poltekpar Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan telah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1 untuk melakukan sertifikasi terhadap mahasiswa yang telah dilisensi oleh otoritas sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi Indonesia (BNSP). 

Direktur PoltekPar Medan Anwari Masatip, mengatakan, Service Excellent adalah kunci utama peningkatan kunjungan pariwisata, pelayanan sempurna ini harus ditanam dan diberikan pada mahasiswa pariwisata sejak dini melalui pembelajaran teori dan praktek. 

Workplace assestment untuk mendidik 19 calon asesor baru di Poltekpar Medan.
Workplace assestment untuk mendidik 19 calon asesor baru di Poltekpar Medan. (TRIBUN MEDAN/SEPTRIANA AYU)

“Pengakuan bahwa mahasiswa telah memiliki service excellent adalah melalui sertifikasi profesi dari Lembaga Sertifikasi P1 yang telah diakui oleh BNSP,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini Politeknik Pariwisata Medan telah memiliki 62 Asesor yang tersertifikasi oleh BNSP yang bertugas untuk melakukan asesmen kepada mahasiswa.

“Sertifikasi ini akan menghasilkan sebuah sertifikat yang akan menjadi bukti pengakuan bahwa seseorang telah berkompeten dalam bidang yang digeluti,” jelasnya.

Ia menerangkan, selain itu, bagi perusahaan dengan memilih calon-calon pekerja atau memiliki pekerja dengan sertifikat kompetensi juga akan meningkatkan produktifitas dan profesionalisme kerja dan tentunya calon pekerja ini terjamin mutunya.

“Dalam satu tahun kita melakukan empat kali proses sertifikasi terhadap mahasiswa. Mereka harus memiliki kompetensi sesuai dengan kurikulum dan skema kualifikasi ASEAN dan jenjang program pendidikan yang sesuai dengan level KKNI pada setiap program studi,” terangnya.

Ia menuturkan, asesor yang melakukan sertifikasi harus memadai. Pada tanggal 18 hingga 23 Maret 2019 telah melakukan  workplace assestment untuk mendidik 19 calon asesor baru di Poltekpar Medan

“Semua calon asesor ini mengikuti pendidikan sesuai dengan yang di syaratkan dan dibina oleh master asesor dari BNSP juga,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, Sertifikasi menjadi salah satu tugas utama yang diemban oleh PTNP di bawah Kementerian Pariwsiata untuk menghasilkan sumber daya manusia yang professional.

“Tujuan sertifikasi profesi ini adalah untuk memastikan dan memelihara kompetensi yang telah didapat melalui proses pembelajaran baik formal, non formal, pelatihan kerja, ataupun pengalaman kerja,” ungkapnya. 

Ia mengatakan, karena dalam dunia kerja nantinya ompetensi harus dipelihara, bukan hanya pernah kompeten, tetapi kompeten dan terus kompeten.(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Ismail
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved