Raih Prestasi di Sejumlah Sektor, Bupati Deliserdang Sampaikan LKPJ Tahun 2018

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Deliserdang tahun 2018

Raih Prestasi di Sejumlah Sektor, Bupati Deliserdang Sampaikan LKPJ Tahun 2018
TRIBUN MEDAN/HO
Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Deliserdang tahun 2018 dan akhir masa jabatan Bupati H Ashari Tambunan dan Wakil Bupati H Zainuddin Mars periode 2014-2018 pada sidang paripurna DPRD dipimpin Wakil Ketua DPRD Timur Sitepu Amd didampingi Imran Obos SE dan Kamaruzaman Senin (25/3/2019) di Lubukpakam. 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, LUBUKPAKAM - Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Deliserdang tahun 2018 dan akhir masa jabatan Bupati H Ashari Tambunan dan Wakil Bupati H Zainuddin Mars periode 2014-2018 pada sidang paripurna DPRD dipimpin Wakil Ketua DPRD Timur Sitepu Amd didampingi Imran Obos SE dan Kamaruzaman Senin (25/3/2019) di Lubukpakam.

Dalam nota pengantar, Bupati H Ashari Tambunan mengatakan LKPJ tahun 2018 dan LKPJ akhir masa jabatan ini berupa informasi penyelenggaraan pemerintahan daerah selama periode 2014-2019 yang disampaikan kepada DPRD dari tahun 2014 sampai tahun 2019 yang telah mendapat persetujuan dari DPRD serta LKPJ 2018, diharapkan dapat dibahas dalam semangat kebersamaan dan persatuan untuk memajukan Deliserdang, sehingga laporan ini dapat menjadi bahan kajian dan evaluasi guna pelaksanaan pembangunan yang lebih baik ke depan.

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Deliserdang tahun 2018 dan akhir masa jabatan Bupati H Ashari Tambunan dan Wakil Bupati H Zainuddin Mars periode 2014-2018 pada sidang paripurna DPRD dipimpin Wakil Ketua DPRD Timur Sitepu Amd didampingi Imran Obos SE dan Kamaruzaman Senin (25/3/2019) di Lubukpakam.

Pelaksanaan visi dan misi pemerintahan daerah tahun 2014-2019 adalah mewujudkan Deliserdang yang maju, berdaya saing, religius, dan bersatu dalam kebhinnekaan, kemudian visi misi tersebut diauraikan dalam bentuk program dan kegiatan yang  tersusun sebagai suatu mata rantai pembangunan yang saling terkait melalui dokumen perencanaan untuk priode lima tahun yaitu RPJMD 2014-2019 dan dijabarkan ke dalam dokumen rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) setiap tahunnya.

Berdasarkan kesepakatan antara pihak eksekutif dengan legislatif yang tertuang di dalam Arah Kebijaksanaan Umum (AKU) dan Perioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kebijaksanaan Umum APBD (KUA) ditetapkan secara bersama–sama bahwa tiga sektor utama pembangunan Deliserdang adalah pendidikan, kesehatan dan infrastruktur tanpa mengabaikan sektor-sektor pembangunan yang lain.

Kemudian pembangunan ketiga sektor ini justru diarahkan menjadi motor utama yang akan menggerakkan pembangunan di sektor lainnya, guna mewujudkan tujuan pembangunan daerah.

Salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan pelaksanaan pembangunan adalah bidang pendidikan antara lain meningkatnya Angka Partisipasi Kasar (APK) untuk tingkat SD/MI di tahun 2018 sebesar 119,18% dari sebelumnya 118,82% di tahun 2014, tingkat SMP/MTs di tahun 2018 sebesar 102,31% dari sebelumnya 102,15% di tahun 2014.

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Deliserdang tahun 2018 dan akhir masa jabatan Bupati H Ashari Tambunan dan Wakil Bupati H Zainuddin Mars periode 2014-2018 pada sidang paripurna DPRD dipimpin Wakil Ketua DPRD Timur Sitepu Amd didampingi Imran Obos SE dan Kamaruzaman Senin (25/3/2019) di Lubukpakam.

Kemudian untuk Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/MI ditahun 2018 sebesar 99,64% dari sebelumnya 99,52% di tahun 2014, tingkat SMP/MTs di tahun 2018 sebesar 97,38% dari sebelumnya 97,78% di tahun 2014.

Pada bidang pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan telah menunjukkan keberhasilan dari segi peningkatan sarana dan prasarana kesehatan di Pukesmas dan jaringannya baik kuantitas maupun kualitas, untuk capaian yang telah diraih antara lain meningkatnya Usia Harapan Hidup (UHH) di tahun 2017 menjadi 71,11 tahun dari sebelumnya 67 tahun di tahun 2014.

Kinerja pembangunan kesehatan juga terlihat pada penurunan jumlah kematian ibu maternal sebanyak 15 kasus pada tahun 2018 sedangkan balita dan gizi buruk sebanyak 12 orang pada tahun 2018.

Di samping itu sarana dan prasarana kesehatan juga mengalami peningkatan kualitas maupun kuantitas, di mana pada tahun 2018 pukesmas rawat inap telah meningkat menjadi 28 unit, puskesmas non rawat inap 6 unit, pukesmas membantu 110 unit, patroli kesehatan roda empat 69 unit, patroli kesehatan roda dua 337 unit, peralatan laboratorium 34 unit dan untuk pelayanan kesehatan rujukan telah tersedia rumah sakit umum daerah Lubukpakam dan 10 RSU swasta.

Halaman
12
Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved