Ribuan Warga Asahan akan Gunakan Hak Suara Pemilu di Luar Kabupaten Asahan

Total masyarakat Asahan yang memilih keluar Asahan ada sebanyak 1.713 orang.

Ribuan Warga Asahan akan Gunakan Hak Suara Pemilu di Luar Kabupaten Asahan
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Komisioner KPUD Asahan, Kelana Muttaqin Simanjuntak saat diwawancara di kantor KPUD Asahan, Jalan Sisingamangaraja, Kisaran pada Selasa (26/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - KPUD Asahan beberapa waktu lalu telah menggelar rapat pleno membahas tentang Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Hasilnya, terdapat ribuan warga yang berasal dari 25 kecamatan di Kabupaten Asahan akan menggunakan hak suara Pemilu 17 April 2019 mendatang, di luar DPT tempat asal mereka terdata sebelumnya.

Komisioner KPUD Asahan, Kelana Muttaqin Simanjuntak menyebutkan, data tersebut diperoleh dari banyaknya warga Asahan yang mengajukan formulir A5 (pindah memilih) melalui KPUD Asahan maupun KPUD di daerah tujuan tempat mereka akan mencoblos.

"Total masyarakat Asahan yang memilih keluar Asahan ada sebanyak 1.713 orang. Dengan rincian 642 orang mengurus di daerah asal dan 1.071 orang mengurus langsung di daerah tujuan," kata Kelana di kantor KPUD Asahan, Jalan Sisingamangaraja, Kisaran, Selasa (26/3/2019).

Selain itu, Kelana mengatakan, terdapat juga warga yang berdomisili di luar daerah, namun untuk Pemilu kali ini akan menggunakan hak suaranya di Kabupaten Asahan.

KPUD Asahan mencatat ada sebanyak 139 warga luar daerah yang telah mengurus formulir A5 agar bisa mencoblos di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan.

"Jumlah DPTb masuk yang mengurus di daerah asal ada sebanyak 19 orang. Sedangkan DPTb masuk yang menfurus di daerah tujuan sebanyak 120 orang," ungkapnya.

Menurut Kelana, umumnya warga yang mengajukan formulir A5, karena sedang menempuh pendidikan atau menjalani penempatan dinas kerja di luar domisili yang tertera di e-KTP masing-masing.

"Hasil pleno DPTb ini telah disampaikan dalam rapat pleno KPU Sumut pada 21 Maret 2019 lalu," ujarnya.

Ia pun tak menampik, masih ada sejumlah warga yang datang menyerahkan e-KTP agar bisa pindah memilih, meski batas pengajuan formulir A5 telah berakhir pada 17 Maret 2019 lalu.

"Kalau sudah seperti ini kami beri penjelasan bahwa pengurusan formulir A5 sudah berakhir pada 17 Maret kemarin," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved