Ruang bagi Anak-anak Berkreasi, TK Fajar Tuan Rumah Porseni 2019 TK Sekecamatan Medan Baru

Melalui wadah Porseni pula diyakini sebagai pembinaan mental, jiwa dan keterampilan kreatifitas anak.

Ruang bagi Anak-anak Berkreasi, TK Fajar Tuan Rumah Porseni 2019 TK Sekecamatan Medan Baru
TRIBUN MEDAN/AZIS HUSEIN HASIBUAN
Perlombaan menggambar yang diadakan pada Porseni Taman Kanak-kanak se-Kecamatan Medan Baru di TK Fajar Jalan Hayam Wuruk, Kamis (28/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seluruh Taman Kanak-kanak (TK) di Kecamatan Medan Baru mengikuti kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) 2019.

Kegiatan yang kali ini menunjuk TK Fajar sebagai tuan rumah bertujuan menjadi wadah kreatifitas dan mengasah kemampuan individual anak sejak usia dini.

Melalui wadah Porseni pula diyakini sebagai pembinaan mental, jiwa dan keterampilan kreatifitas anak.

"Semoga acara ini bisa memberi ruang bagi anak-anak untuk berkreasi mengasah kemampuan dan daya kreatifitas mereka sejak dini," kata Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak Fajar Medan sekaligus Ketua Pelaksana Porseni 2019 se-Kecamatan Medan Baru, Martalismawati Aritonang kepada wartawan di sela acara Porseni 2019 Tingkat Kecamatan Medan Baru, di aula komplek sekolah TK tersebut Jalan Hayam Wuruk Medan, Kamis (28/3/2019).

TK Fajar, katanya, untuk ketiga kali menjadi tuan rumah Porseni. Adapun berbagai perlombaaan yang digelar antara lain; senam irama, mewarnai, bercerita, kolase, dan menari.

"Untuk kategori lomba mewarnai diikuti 155 peserta, kolase 92 peserta, bercerita 18 peserta, menari 14 grup terdiri dari 6-8 peserta, lomba senam irama 8 grup terdiri dari 6-8 peserta. Total Sekitar 433 peserta dari 13 sekolah TK se Kecamatan Medan Baru yang ikut di Porseni 2019 ini," terangnya didampingi Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Medan Baru, Lina Arianti.

"TK Fajar Medan sendiri mengikutsertakan 70 anak didik sebagai peserta Porseni kali ini," imbuh Marta.

Lina Arianti menambahkan khusus seluruh sekolah TK se Kecamatan Medan Baru, berjumlah 15 sekolah namun yang bisa berpartisipasi cuma 13 sekolah dalam Porseni kali ini. Bukan cuma sebagai wadah kreatifitas anak didik mereka, dari kegiatan tersebut juga untuk memupuk silaturahmi diantara para guru, kepala sekolah dan orang tua murid.

"Perlu diketahui bahwa sekolah TK se Kecamatan Medan Baru ini juga beragam. Artinya tidak semua berasal dari sekolah berlapaskan Islam. Dari 15 sekolah yang ada cuma dua sekolah saja berbasis Islam, kebanyakan dari Katolik, ada juga Cina dan India," katanya.

Melalui keberagaman ini pulalah, sebutnya, membuat stakeholder sekolah dan yayasan TK se Kecamatan Medan Baru semakin solid.
"Di Medan Baru ini kami cukup unik karena beragam dan banyak perbedaan tetapi selalu kompak. Ini yang membedakan kami dari sekolah TK lainnya di kecamatan yang ada di Kota Medan," katanya.

Porseni sendiri berlangsung satu hari penuh dengan menghadirkan para juri dari pengawas-pengawas IGTKI Kota Medan dan akademisi Unimed.

Pada lokasi perlombaan juga digelar berbagai bazar dari berbagai UKM dan sponsor.

Turut hadir Ketua IGTKI Kota Medan, Yeni Bahtiar. para kepsek TK se Kecamatan Medan Baru, ketua Yayasan Seri Amal, pengawas TK Kecamatan Medan Baru, dan orang tua murid.

(ase/tribun-medan.com)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved