Deputi Gubernur BI Kuliah Umum di Medan: Era Digital Menuntut Manusia Serba Cepat

Saya sampaikan yaitu pertama Prospek Ekonomi, Digital Transformation, Lesson Learned 2018 and Bauran Kebijakan BI

Deputi Gubernur BI Kuliah Umum di Medan: Era Digital Menuntut Manusia Serba Cepat
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA TARIGAN
Kuliah Umum Bank Indonesia oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi, dilaksanakan di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara, Kampus USU, Jalan Dr. Mansur No. 9, Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com - pada era digital, manusia dituntut untuk serba kreatif dan inovatif, hal tersebut mengakibatkan segala hal yang bersifat konfensional semakin lama ditinggalkan karena dianggap kurang efektif.

Melihat bagaimana posisi Perekonomian Indonesia dan kaitannya dengan kaum Millenial, Bank Central Republik Indonesia hadirkan kuliah umum Deputi Gubernur Bank Indonesia di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Kampus USU, Jalan Dr. Mansur No. 9, Kota Medan.

"Tema kuliah umum hari ini berkaitan erat dengan generasi Millenial, yaitu Perekonomian Indonesia Dalam Era digital : Prospek dan Bauran Kebijakan," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmanya Hadi, Jumat, (29/3/2019).

Dalam Kuliah umumnya, Rosmaya menyampaikan tiga hal penting dalam perekonomian Indonesia.

"Tiga hal yang ingin saya sampaikan yaitu pertama Prospek Ekonomi, Digital Transformation, Lesson Learned 2018 and Bauran Kebijakan BI," ujarnya.

Rosmaya mengatakan bahwa Revolusi Industri 4.0 telah menghadirikan distrubsi sekaligus peluang pada dunia usaha.

"Sekarang dunia sudah bergerak ke serba digital, yang penting bagi kita adalah kreatifitas, dan inovasi, sudah saatnya kita tinggalkan hal yang biasa ataupun mengerjakan hal-hal yang biasa, sebab era digital ini menuntut manusia serba cepat, " tuturnya

Ia juta menyarankan kepada orangtua agar terbuka terhadap pembaharuan teknologi.

"Di era sekarang orang tua tidak boleh untuk serba konvensional, dari sikap bisa konvensional, tapi tetap harus cerdas. Dan kepada generasi Millenial saya menghimbau agar sebagai generasi yang cerdas dan berpendidikan, kita semua dapat melewati era digital dengan positif," katanya.

Ia juga memaparkan bagaimana tantangan dan peluang Indonesia dalam Transformasi Digital.

"Tantangan pertama kita bagaimana kita harus meningkatkan Digital Literacy, seberapa banyak regulasi yang mendukung, serta ketersediaan modal dan kemampuan SDM untuk menguasai tehnologi, ketiga tantangan ini, hingga saat ini masih kita hadapi," ujarnya.

Rosmaya juga mengatakan posisi Indonesia mengalami momentum pertumbuhan ekonomi diperkirakan tetap terjaga. "Selain tantangan kita juga memiliki peluang yang besar di era ini, sebab hingga saat ini, kita masih memiliki SDA yang melimpah, tumbuhnya masyarakat kelas menengah, kaya akan nilai dan budaya, serta bonus demografi," tuturnya.

Selain Kuliah Umum Deputi Gubernur Bank Indonesia, dalam acara ini juga dilaksanakan Pelantikan Ketua dan Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Medan Periode 2019-2022.

(cr21/tribun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved