The Kitchen Aryaduta Kenalkan Dry Aged Beef Pertama di Medan

Food and Baverage Director The Kicthen Restaurant Aryaduta Hermans dalam Dinner with 10 Blogger.

The Kitchen Aryaduta Kenalkan Dry Aged Beef Pertama di Medan
TRIBUN MEDAN/NANDA RIZKA NASUTION
Para Food Blogger dan pihak The Kitchen Aryaduta Medan berfoto bersama setelah memperkenalkan Dry Aged Beef, Kamis (28/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - The Kitchen Aryaduta Medan Jalan Kapten Maulana Lubis No 8, Kota Medan untuk pertama kalinya di Kota Medan perkenalkan Dry Aged Beef.

Food and Baverage Director The Kicthen Restaurant Aryaduta Hermans dalam Dinner with 10 Blogger, Kamis petang (28/3) menjelaskan metode mamasak daging sapi ini adalah suatu yang baru dan belum ada di Medan.

"Yang membuat menarik adalah kita bicara story telling apa sih yang membuat ini spesial. Konsepnya adalah proses pelayuan dan digantung dengan suhu 2 hingga 4 derajat selama 45 hari. Selama proses itu ada enzim yang menghancurkan serat-serat tersebut dan menjadikan daging tersebut tender," katanya.

Di luar negeri, bahkan, tambahnya, proses Dry Aged bisa hingga 240 hari. Namun, masyarakat kita masih belum siap apakah daging itu fresh. Padahal, daging dari proses tersebut tidak ada darahnya hanya warnanya tetap pink.

Satu di antara menu di The Kitchen Aryaduta Medan
Satu di antara menu di The Kitchen Aryaduta Medan (TRIBUN MEDAN/NANDA RIZKA NASUTION)

Pada saat hanging, akan ada penyusutan. Daging dengan berat 250 gram bisa jadi 200 gram. Dry Aged Beef ini bisa disajikan banyak varian. Saat ini di Aryaduta, disajikan untuk family. Bisa untuk semuanya beramai-ramai.

"Bagi orang penggemar steak, yang membuat Dry Aged ini unggul adalah daging ini empuk, kita bicara daging standart ya," katanya.

Makan malam kali ini, menu pembuka adalah Thai Dry Aged Beef Salad. Beberapa jenis sayuran yang dicampur dengan daun basil, lemon, kacang. Kombinasi yang pas untuk menaikkan selera makan Anda.

Ditemani pemandangan Kota Medan dari lantai 9, sajian makanan utama adalah Dry Aged Medium Rare Prime Rib and Rib Eye. Yang disajikan dengan campuran sayuran, ubi, dan saus Black Pepper.

Setelah itu, Classic French Pastry Layers of Razor-thin Puff Pastry and Vanilla Cream Filling and Slice Fruits yang manis akan memanjakan lidah Anda dan menjadi makanan penutup yang pas.

"Kita ingin memberikan pengalaman yang baru ke orang-orang. Saya punya harapan yang positif. Di Bali sangat sukses dan di Jakarta sudah terkenal. Di Medan, saya percaya orang-orang penasaran dengan hal yang baru. Kita ingin mengedukasi ke masyarakat ini loh Dry Aged, sesuatu yang berbeda," kata Hermans.

Halaman
12
Penulis: Nanda Rizka Nasution
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved