Fokus Kembangkan Kuliner Indonesia, Dewi Tjia: Kita Hadirkan Rendang Sapi Dena Siap Saji

Di balik perusahaan yang kuat ada perempuan yang hebat. Mungkin kalimat tersebut pantas disematkan untuk kaum perempuan yang berhasil

Fokus Kembangkan Kuliner Indonesia, Dewi Tjia: Kita Hadirkan Rendang Sapi Dena Siap Saji
TRIBUN MEDAN/Risky Cahyadi
Dewi Tjia, ia seorang Chief Financial Officer (CFO) PT. Duta Ayu Mas Persada. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Di balik perusahaan yang kuat ada perempuan yang hebat. Mungkin kalimat tersebut pantas disematkan untuk kaum perempuan yang berhasil memimpin suatu perusahaan

Pada dasarnya menjadi seorang pemimpin perusahaan bukan hanya bisa dilakukan oleh kaum laki-laki saja, melainkan kaum perempuan pun bisa menjadi seorang pemimpin.

Namanya Dewi Tjia, ia seorang Chief Financial Officer (CFO) PT. Duta Ayu Mas Persada. Perusahaan ini bergerak dalam industri makanan dan minuman, yang berada Jalan Medan-Namorambe .

"Saya ingin industri ini maju, padat karya, dan produk lokal itu harus bisa dikenal dalam kancah nasional dan internasional," ucap Dewi.

Ia mengatakan, selain industri minuman, pihaknya juga menyasar produk kuliner makanan khas Indonesia yakni rendang sapi dan dendeng sapi balado dalam kemasan tanpa bahan pengawet.

"Kita tahu salah satu makanan terenak di dunia itu rendang. Nah, dari sanalah kita bergerak untuk menghadirkan Rendang Sapi Dena siap saji ini. Walaupun membuat produk ini enggak gampang. Banyak proses yang harus dilalui," ucapnya.

Untuk bahan mentah rendang sapi ini diperlukan daging dan santan dalam pengolahannya.

"Saya akui proses pembuatan sachet rendang sapi ini cukup rumit tapi it's ok, kalau dunia sudah mengakui rendang sebagai makanan terenak, kenapa kita tidak menyediakan suatu kemasan yang bisa gampang diperoleh," kata Dewi.

Ia menjelaskan sementara dalam strategi marketing, orang bikin produk dulu baru cari pasar. Tapi rendang sapi ini sudah punya pasar dan dunia juga sudah mengakui rendang sebagai makanan yang terenak.

"Apalagi kalau kita pergi jauh, misalnya ke luar negeri, terkadang susah mencari makanan yang sesuai selera, kita teringat makanan Indonesia. Maka itu, kita buat produk rendang sapi siap saji dan
dendeng sapi balado melalui vacum steril, tanpa bahan pengawet sehingga bisa tahan hingga satu tahun untuk dikonsumsi,"ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved