Dena Dorong Semangat Pelayanan dan Berpikir pada Sumber Daya Manusianya

Pemantapan pikiran, potensi dan tindakan ini di implementasi dalam acara Pengembangan Sumber Daya Manusia Dena dengan tema 'Sukses Bagi Orang Baik',

Dena Dorong Semangat Pelayanan dan Berpikir pada Sumber Daya Manusianya
Tribun Medan / HO
Pemantapan pikiran, potensi dan tindakan ini di implementasi dalam acara Pengembangan Sumber Daya Manusia Dena dengan tema 'Sukses Bagi Orang Baik', di pusat pengembangan kecakapan dan usaha kecil di PT Duta Ayumas Persada Kawasan Namorambe, Sabtu (30/3/2019). 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Pemantapan pikiran, potensi dan tindakan ini di implementasi dalam acara Pengembangan Sumber Daya Manusia Dena dengan tema 'Sukses Bagi Orang Baik', di pusat pengembangan kecakapan dan usaha kecil di PT Duta Ayumas Persada Kawasan Namorambe, Sabtu (30/3/2019).

Sebanyak 8 unit manajemen senior dan 100 unit manajemen produksi dan pemasaran yang dipimpin oleh Henry Djuandi bersama Dewi Tjia mendapat pelatihan dari Rudy Rachman, selaku aktivis Himpunan Pengusaha Kecil dan Menengah (HIPMIKINDO) juga seorang pemerhati Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sangat peduli pada pengembangan Usaha Mikro dan Kecil.

Dewi Tjia menjelaskan, Dena melihat pembangunan demikian pesat di berbagai sektor seperti pertanian, kuliner, pasar tematik dan transportasi, hal ini tentu diikuti dengan kebutuhan di sektor makanan. Melengkapi semua itu, PT Duta Ayumas Persada hadir untuk merealisasi kebutuhan masyarakat dengan produk pangan olahan bermutu tinggi, produk kebanggaan Indonesia yang mengusung semangat 'Pangan Rakyat Untuk Anak Bangsa'.

Selanjutnya Dewi Tjia bersama Hardjono Djuandi, didampingi jajaran Dena menambahkan, produk bagus harus didukung dengan integritas, manajemen dan komitmen pada kualitas, pelayanan, dan ketersediaan. Mereka juga memandang keterampilan turut mendukung usaha rakyat dan rumahan di era Millenial.

Disamping itu, pendiri Dena, Eddy Djuandi senantiasa mengingatkan generasi muda untuk memperhatikan perkembangan jaman, bahwa sukses diraih dengan mengembangkan kepedulian, itu sebabnya mereka memulai usaha kecil-kecilan berbasis pangan rakyat seperti cabai, tepung, kecap dengan alasan membantu petani, kemudian menciptakan lapangan kerja.

Pemantapan pikiran, potensi dan tindakan ini di implementasi dalam acara Pengembangan Sumber Daya Manusia Dena dengan tema 'Sukses Bagi Orang Baik', di pusat pengembangan kecakapan dan usaha kecil di PT Duta Ayumas Persada Kawasan Namorambe, Sabtu (30/3/2019).
Pemantapan pikiran, potensi dan tindakan ini di implementasi dalam acara Pengembangan Sumber Daya Manusia Dena dengan tema 'Sukses Bagi Orang Baik', di pusat pengembangan kecakapan dan usaha kecil di PT Duta Ayumas Persada Kawasan Namorambe, Sabtu (30/3/2019). (Tribun Medan / HO)

Menyadari bahwa tantangan utama dalam industri kecil adalah ketrampilan dan wawasan usaha, mereka pun senantiasa meminta bimbingan dari berbagai sumber seperti akademisi, cendekia dan mengunjungi tempat usaha di Pulau Jawa. Dena juga memberikan info bernilai melalui media sosial tentang produk, Corporate Social Responsibility (CSR), tentang pelatihan dan event kepedulian pada masyarakat. 

Harapan kami adalah setiap unit usaha selalu antusias untuk memajukan produk dalam negeri, selalu optimis mengenai daya saing, selalu positif dalam melayani masyarakat.

Setelah mendapat pembekalan tentang 4 Kebiasaan baik yakni, tahu tujuan, terampil, tekun, tanggung jawab, para peserta diharapkan bisa mempraktikkan aksi 'Gaung Kegembiraan'. Coach Rudy Rachman memperingatkan bahwa kebiasaan harus diwaspadai, diasupi dengan nilai seperti empati, cinta, kegembiraan dan kasih sayang.

Pembekalan tentang 4 Kebiasaan baik oleh Coach Rudy Rachman yakni, tahu tujuan, terampil, tekun, tanggung jawab, para peserta diharapkan bisa mempraktikkan aksi 'Gaung Kegembiraan'.
Pembekalan tentang 4 Kebiasaan baik oleh Coach Rudy Rachman yakni, tahu tujuan, terampil, tekun, tanggung jawab, para peserta diharapkan bisa mempraktikkan aksi 'Gaung Kegembiraan'. (Tribun Medan / HO)

Jika pikiran murni ini memengaruhi potensi, berbekal pikiran dan potensi yang positif maka tindakan kita menjadi luar biasa. Memancing inti kegembiraan tentu dengan memberi masukan pada panca indera dengan visual bermutu, panca indera yang terkontrol adalah panca indera yang mengalami filter.

Dewi Tjia mengajak setiap insan untuk peduli pada kehidupan dengan mengembangkan diri, menjaga citra luhur, setelah bagian ini tumbuh tentu kesuksesan menjemput kita, selanjutnya dalam kesuksesan itu seyogianya kita menginspirasi insan di sekitar kita, dan meluangkan waktu dalam kebajikan, dalam hidup yang singkat ini kita harus memberi sumbangsih.

Editor: Ryan Nur Harahap
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved