Satreskrim Polres Tanah Karo Tembak Tujuh Pelaku Curanmor

Dari seluruhnya, tujuh di antaranya diberikan hadiah timah panas di bagian kakinya.

Satreskrim Polres Tanah Karo Tembak Tujuh Pelaku Curanmor
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Satreskrim Polres Tanah Karo, menggelar mengungkap belasan pelaku curanmor,di halaman Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Senin (1/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Satreskrim Polres Tanah Karo, menggelar rilis terhadap 10 orang pelaku yang terlibat di dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Dari seluruhnya, tujuh di antaranya diberikan hadiah timah panas di bagian kakinya.

Diketahui, dua dari sebelas orang yang ditangkap merupakan penadah.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Ras Maju Tarigan SH, mengungkapkan seluruh pelaku merupakan rangkuman dari empat laporan polisi yang telah diterima selama rentan bulan Maret.

Dirinya menyebutkan, hampir seluruh pelaku merupakan residivis atau sudah lebih dari satu kali melakukan tindakan serupa.

"Rata-rata sudah berulang kali melakukan tindakan dan menjalani hukuman dengan kasus yang sama. Para pelaku terpaksa kita lakukan tindakan tegas dan terukur," ujar Ras Maju, di Lapangan apel Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Senin (1/4/2019).

Amatan www.tribun-medan.com, saat dibawa dari ruang tahanan, pelaku diriging secara berbasis banjar sambil memegang masing-masing bahu temannya. Pelaku yang kakinya tertembak, terlihat berjalan melompat sambil satu kakinya diangkat.

Ras Maju menjelaskan, seluruh pelaku tak hanya berasal dari Kabupaten Karo. Dikatakannya, beberapa pelaku berasal dari Kota Medan, bahkan hingga dari Kabupaten Simalungun. Namun begitu, lokasi melanggar hukum yang dilakukan para pelaku, merupakan wilayah hukum Polres Tanah Karo.

"Ada juga warga luar yang sengaja datang ke Karo untuk melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor. Semuanya orang ini melakukan aksinya untuk foya-foya, enggak ada yang seperti Robin Hood yang mencuri untuk membantu yang susah," ucapnya.

Akibat perbuatannya, seluruh pelaku dijerat dengan pasal yang sama yaitu pasal 363 subsider 362 KUHP. Dengan ancaman hukuman, tujuh tahun penjara.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved