Alat Berat Keruk Tebing di Tarutung, Galian C Sumber Mala Petaka Terkesan Dilegalkan

Bahari Simanjuntak mengatakan maraknya Galian C ilegal itu membuat masyarakat resah.

Alat Berat Keruk Tebing di Tarutung, Galian C Sumber Mala Petaka Terkesan Dilegalkan
Tribun Medan / doc
Foto Ilustrasi: Galian C

TRIBUN-MEDAN. COM, TAPUT - Satu unit alat berat dioperasikan mengeruk tebing di lokasi Jalan Tarutung-Sibolga di Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (1/4/2019).

Warga, Bahari Simanjuntak mengatakan maraknya Galian C ilegal itu membuat masyarakat resah.

"Kami duga, penguasa Galian C ada yang belum mengurus izin",kata Bahari.

Menurutnya, beroperasinya kegiatan penambangan tanpa izin (ilegal) akan merusak ekosistem dan lingkungan. Hal ini ditakutkan dapat menimbulkan bencana.

Ia mengatakan Pemkab Taput melalui dinas terkait agar mengecek ulang. Jika dibiarkan akan merugiakan Pendapatan Asli Daerah ( PAD) Tapanuli Utara.

“Walaupun saat ini perinzinan telah diambil alih oleh pihak Pemprov itu ada tembusannya kepada pihak Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu Taput. Siapa- siapa pemilik izin di Kabupaten Tapanuli Utara?” Ujarnya.

Ia pun menyarankan Pemkab Taput supaya melakukan pengecekan. Aladannya, banyak oknum pengusaha melakukan Galian C seperti di Kecamatan Sipahutar, Kecamatan Pahae.

Karenanya, ia nenekankan agat oknum pengusaha nakal yang beroperasi secara illegal ditertibkan. Sehingga, pemerintah harus lebih serius.

Sementara itu Kadis Pelayanan Perizinan Terpadu Taput, Anas Siagian saat dikomfirmasi melalui telepon seluler membenarkan bahwa Galian C marak di Kabupaten Tapanuli Utara. Memang, berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pertambangan Galian C itu memang Kewenangan pihak Pemprov.

“Kami sudah menyurati pihak Pemperintah Provinsi Sumut. Dimana kami perlu data-data siapa pemilik izin di Kabupaten Tapanuli Utara? Ini pencegahan agar tidak ada gangguan bencana. Hingga sekarang belum ada,”ujarnya.

Disebutnya lagi, secara data faktual ada di provinsi. Sehingga ia juga tidak dapat bertindak.

“Secara informasi kita dapat, kita sudah lakukan pergerakan agar kegiatan Galian C distopkan. Biarlah yang berwewenang melakukan tidak kepada mereka? ”ucap Anas.

(jun/tribunmedan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved