Kantor Kecamatan Ini Tidak Bisa Layani Perekaman e-KTP, Ini Kata Pejabat Disdukcapil Deliserdang

Informasi yang dikumpulkan ada tiga Kecamatan yang saat ini tidak bisa melakukan pelayanan perekaman

Kantor Kecamatan Ini Tidak Bisa Layani Perekaman e-KTP, Ini Kata Pejabat Disdukcapil Deliserdang
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Deliserdang, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com- Beberapa Kantor Kecamatan yang ada di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara diketahui tidak dapat melakukan pelayanan untuk perekaman KTP elektronik.

Hal ini lantaran ada beberapa perangkatnya yang rusak namun belum ada tindaklanjut.

Akibat hal ini warga yang ingin melakukan perekaman pun terpaksa datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meskipun jauh dari rumah warga.

Informasi yang dikumpulkan ada tiga Kecamatan yang saat ini tidak bisa melakukan pelayanan perekaman.

Selain Kecamatan Beringin juga terjadi di Kecamatan Gunung Meriah dan Kutalimbaru.

Sekretaris Disdukcapil Deliserdang, Jahar Efendy Rambe yang dikonfirmasi mengenai hal ini membenarkannya.

Secara pasti ia belum dapat memastikan kerusakan pada alat yang mananya sehingga perekaman tidak bisa dilakukan ditiga Kecamatan tersebut.

Ia menyebut meski di tiga Kecamatan itu perekaman tidak berjalan namun warga bisa mendatangi kantor kecamatan terdekatnya.

"Kalau orang Kutalimbaru bisa datang ke Pancur Batu untuk perekaman. Tidak apa-apa itu ya tetap diperbolehkan juga. Secara pasti saya kurang paham juga kenapa bisa rusak. Kalau untuk perbaikannya sebenarnya ya sudah bisanya ditampung oleh Kecamatan masing-masing karena Kecamatan juga kan punya anggaran,"kata Jahar Kamis, (4/4/2019).

Dari pengamatan www.tribun-medan.com dalam satu harinya kantor Disdukcapil Deliserdang ini bisa dikunjungi oleh ratusan warga dari penjuru Kecamatan.

Meski untuk perekaman bisa dilakukan di kantor Kecamatan namun banyak warga yang memilih untuk melakukan perekaman di kantor dinas.

Banyak yang merasa kalau pelayanan di kantor dinas lebih baik dan lebih cepat dibanding di Kecamatan.

Hal inilah yang setidaknya dirasakan oleh Dias Erlangga warga Desa Bangun Purba Kecamatan Bangun Purba. Saat diwawancarai itu ia sedang bersama dengan tiga orang rekannya yang lainnya. Ia membantah melakukan pengurusan agar bisa mencoblos di Pemilu.

"Kami datang karena mau ngelamar kerja bang. Kami sudah tamat sekolah jadi mau cari kerja. Pastikan butuh KTP makanya ngurus. Dibilang jauh ya lumayan jugalah kalau dari rumah datang ke sini. Cuma di sini katanya bisa agak cepat, dari pada di Kecamatan abangku sudah lama ngurus tapi belum juga jadi KTPnya. Kawanku kalau ngurus disini langsung bisa sebelum sebulan sudah disuruh ngambil," kata Dias Erlangga yang dibenarkan rekan-rekannya yang lain.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved