Pria Ini Nekat Rampok Supir Taksi demi Merayakan Pesta Ulang Tahun sang Kekasih
Korban, sopir taksi melaporkan kejadian ini pada pihak berwajib, bahwa ia dirampok oleh 4 orang tersangka, yang berpura-pura sebagai penumpang.
Pria Ini Nekat Rampok Supir Taksi demi Merayakan Pesta Ulang Tahun sang Kekasih
TRIBUN-MEDAN.com - Kalau sudah cinta, semua pasti akan dilakukan demi menyenangkan orang terkasih. Bahkan, ada yang sampai nekat mencuri.
Itulah yang dilakukan pria satu ini. Untuk mendanai perayaan ulang tahun pacarnya, seorang pria dan teman-temannya nekat merampok seorang sopir taksi, dan menodongnya dengan senjata.
Insiden ini terjadi di daerah Bindapur, distrik Dwarka, Minggu(31/3/2019) dinihari.
Korban, sopir taksi melaporkan kejadian ini pada pihak berwajib, bahwa ia dirampok oleh 4 orang tersangka, yang berpura-pura sebagai penumpang.
Semua barang-barang berharga miliknya dilarikan.
Menurut penuturan Wakil Komisaris Polisi Anto Alphonse, tiga dari terdakwa, Gurpreet Singh, Aakash dan Jasveer Singh, ditangkap pada hari berikutnya setelah polisi mengetahui tempat mereka biasa berkeliaran, di daerah Bindapur.
Selama interogasi, terungkap bahwa Jasveer sempat bekerja dengan perusahaan taksi sebagai sopir, tetapi diusir karena kinerjanya yang jelek.
Pada 30 Maret, Jasveer berencana untuk merayakan ulang tahun pacarnya tetapi tak memiliki cukup uang.
Setelah berdiskusi dengan teman-temannya, mereka memutuskan untuk merampok taksi untuk mendapatkan uang tambahan, sekaligus untuk membalas dendam pada perusahaan.
Terdakwa menggunakan mobil dan SIM lama untuk memesan taksi, sekitar jam 2 pagi pada tanggal 30 Maret.
Ketika taksi tiba, Gurpreet duduk di kursi depan dan tiga lainnya menempati kursi di belakang.
Setelah beberapa waktu, mereka memaksa pengemudi untuk berhenti dan Gurpreet mencoba mengambil kunci mobil, dengan menodongkan senjata pada pengemudi.
Namun sayang, kunci itu rusak dan mereka harus mengurungkan niat untuk mengambil mobil.
Sebagai gantinya, mereka mengambil speaker bluetooth, ponsel, dompet milik supir taksi, dan uang tunai Rs 3.000 (Rp 6 juta) dari pengemudi, lalu melarikan diri.